RADARBEKASI.ID, BEKASI – Genangan yang kerap merendam rumah warga di RW 02, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, ternyata tak bisa diselesaikan hanya dengan membangun saluran air atau drainase baru. Kondisi kontur wilayah dan posisi rumah warga yang berada di elevasi rendah turut menjadi pemicu air sulit mengalir.
Keluhan warga terkait genangan tersebut telah ditindaklanjuti aparatur Kelurahan Bintara melalui monitoring di lapangan. Hasilnya, persoalan tidak semata-mata disebabkan belum tersedianya saluran di sisi rumah warga, tetapi juga dipengaruhi kondisi wilayah dan infrastruktur yang ada.
Lurah Bintara, Achmad Supriatna, mengatakan sejumlah rumah warga yang terdampak berada pada elevasi relatif rendah. Kondisi tersebut diperparah sistem aliran air serta infrastruktur saluran eksisting yang belum memadai.
“Kondisinya tidak semata-mata disebabkan oleh belum tersedianya saluran di sisi rumah, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi kontur wilayah,” katanya.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat penanganan genangan membutuhkan kajian dan solusi yang lebih menyeluruh. Pembangunan saluran baru di sekitar rumah terdampak belum tentu menjadi solusi apabila tidak disesuaikan dengan sistem aliran air dan kondisi elevasi kawasan.
“Oleh karena itu, penanganan perlu dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya melalui pembangunan saluran baru di sekitar rumah warga yang terdampak,” ujarnya.
Achmad menambahkan, pihak kelurahan bersama dinas dan instansi teknis akan mencari alternatif penanganan yang paling efektif. Langkah tersebut tetap mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan serta meminimalkan dampak terhadap infrastruktur yang telah terbangun.
“Mudah-mudahan dengan adanya monitoring yang kita lakukan bisa kita tindak bersama. Agar permasalahan saluran air bisa terselesaikan,” tandasnya. (pay)











