RADARBEKASI.ID, BEKASI – Gerakan Belanja Rame-rame ke Pasar Rakyat (Gebrak) akan diluncurkan Jumat (2/10/2026) di Pasar Baru Bekasi Timur. Gerakan yang diinisiasi Pemkot Bekasi itu diminta tidak hanya terpusat di satu pasar agar perputaran ekonomi lebih merata.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, mendorong Gebrak diterapkan di seluruh pasar rakyat. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beraktivitas di Plaza Pemkot Bekasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan dapat berbelanja di pasar terdekat.
“Sehingga ada pemerataan dan semua aparatur bisa menstimulasi, mencontohkan masyarakat belanja ke pasar tradisional terutama,” ungkapnya, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, gerakan tersebut dapat kembali menghidupkan aktivitas perekonomian di pasar tradisional. Keterlibatan ASN juga dinilai dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk berbelanja di pasar rakyat.
“Diawali oleh aparatur pemerintah itu sendiri,” ucapnya.
Selain mendorong aktivitas belanja, pemerintah dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan operasi pasar sekaligus memantau stabilitas harga dan ketersediaan barang, terutama menjelang hari besar.
“Sekalian pemerintah melakukan operasi pasar, memastikan stabilitas harga dan stok barang,” tambahnya. (sur)









