Berita Bekasi Nomor Satu

Gaji Rp13 Juta di Tengah UMR Bekasi Jadi Sorotan, Vilmei Akhirnya Minta Maaf soal Konten Lamaran Kerja

Potret Konten Kreator, Vilmei. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Konten Vilmei saat mencoba melamar pekerjaan di sejumlah tempat usaha di Bekasi justru berujung polemik.

Aksinya menuai kritik dari warganet yang menilai konten tersebut kurang sensitif terhadap kondisi para pencari kerja. Menanggapi kecaman tersebut, Meicy Villia Kalangi akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf.

Melalui unggahan Insta Story pada Senin (5/10/2026), Vilmei menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas sikap dan tindakannya ketika membuat konten tersebut.

“Aku ingin minta maaf atas sikap dan tindakanku saat mencoba mencari pekerjaan di beberapa tempat di Bekasi yang membuat kalian kecewa,” ujar Vilmei dalam unggahannya.

Vilmei mengaku telah memahami bahwa mencari pekerjaan bukan perkara mudah, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang membuat persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat. Karena itu, dia menyadari setiap proses mencari nafkah membutuhkan perjuangan, harapan, serta usaha yang tidak sedikit.

Atas kritik yang diterimanya, Vilmei mengaku memilih untuk menjadikannya sebagai bahan evaluasi. Dia berterima kasih kepada warganet yang telah memberikan teguran dan masukan terkait konten tersebut.

Menurutnya, berbagai kritik tersebut menjadi pelajaran penting agar dirinya dapat lebih berhati-hati dan bijaksana dalam membuat konten maupun bersikap di hadapan publik.

“Kepada semua pihak yang terdampak, aku meminta maaf. Terima kasih sudah mengingatkan aku,” tulis Vilmei.

Sebelumnya, Vilmei menjadi perhatian publik setelah membuat konten yang memperlihatkan dirinya mencoba melamar pekerjaan. Konten tersebut dibuat setelah dia mengaku memutuskan untuk ‘resign’ sebagai content creator.

Keputusan itu disebut berkaitan dengan pengalaman kurang menyenangkan yang dialaminya setelah mengaku menjadi korban penipuan dengan kerugian mencapai miliaran rupiah yang dilakukan oleh karyawannya sendiri.

BACA JUGA: Ahmad Dhani Respons Wajah Baby Soso Tersebar, Sentil Keluarga Harus ‘Tahan Banting’ Hadapi Netizen

Dalam konten tersebut, Vilmei terlihat mendatangi sejumlah tempat usaha di wilayah Bekasi untuk menanyakan kemungkinan dirinya mendapatkan pekerjaan. Aksi itu awalnya dikemas sebagai konten hiburan di media sosial.

Namun, konten tersebut justru mendapat respons negatif dari sebagian warganet. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah ketika Vilmei menyebut nominal gaji yang diharapkannya mencapai Rp13 juta.

Angka tersebut kemudian dibandingkan warganet dengan besaran upah minimum di Kota Bekasi yang berada di kisaran Rp2,5 juta.

Perbedaan nominal yang cukup jauh itu membuat sebagian warganet menilai konten Vilmei kurang sensitif terhadap kondisi pencari kerja yang harus bersaing mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan sesuai standar upah.

Kritik yang bermunculan akhirnya membuat Vilmei memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf.

Dia berharap teguran dari publik dapat menjadi pembelajaran agar ke depannya lebih memperhatikan dampak dari setiap konten yang dibuatnya. (mna)