RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi mengebut pembangunan sejumlah infrastruktur menjelang akhir tahun. Pekerjaan dimaksimalkan dalam tiga bulan terakhir tahun anggaran 2026.
Sejumlah kegiatan yang dikerjakan di antaranya pembangunan Jalan Inspeksi Kalimalang serta drainase dan jembatan di wilayah Babelan.
Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengatakan sejumlah pekerjaan dilaksanakan secara bersamaan untuk mengejar target pembangunan pada triwulan keempat.
“Kami laksanakan secara bersamaan untuk percepatan pembangunan infrastruktur. Pelaksanaan pada triwulan keempat ini memang sesuai dengan perencanaan,” kata Henri, Senin (5/10/2026).
Henri mengatakan pelaksanaan kegiatan sempat menghadapi kendala akibat kenaikan harga yang terdampak harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Kondisi tersebut membutuhkan penyesuaian harga dan administrasi agar pelaksanaan tidak menimbulkan masalah.
“Adanya kenaikan harga yang terdampak dari BBM nonsubsidi menjadi salah satu faktor pelaksanaan kegiatan sedikit terkendala karena perlu penyesuaian harga serta perapihan administrasi supaya tidak terjadi mal administrasi,” jelasnya.

Untuk mengejar target, pihak ketiga yang menjadi mitra kerja atau pelaksana kegiatan diminta memaksimalkan waktu tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.
“Kami berharap para pihak ketiga dapat bekerja profesional supaya tidak ada keterlambatan. Sebab rata-rata pelaksanaan kegiatan selama 90 hari. Oleh sebab itu, target pelaksanaan jangan sampai terlambat,” tegas Henri.
Sementara itu, Lurah Bahagia, Kecamatan Babelan, Khoirul Anwar, mengatakan sejumlah pembangunan yang diusulkan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) telah direalisasikan.
“Ya saat ini di wilayah kami telah dilaksanakan pembangunan, yaitu drainase, jalan dan jembatan. Semua realisasi ini sebagaimana yang diusulkan masyarakat melalui forum musrenbang di kelurahan dan alhamdulillah mendapatkan prioritas sehingga tahun ini telah direalisasikan,” ucap Anwar.
Anwar meminta masyarakat ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun, terutama drainase, dengan tidak membuang sampah ke saluran air.
“Saat ini pemerintah telah merealisasikan sejumlah usulan. Kami juga selalu mengajak masyarakat gotong royong melakukan aksi bersih-bersih. Tanpa ada peran masyarakat, lingkungan yang bersih sulit diciptakan,” ucapnya. (and/*)











