RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di RT 04 dan RT 05 RW 04, Kelurahan Kranji, belum juga rampung. Keluhan warga membuat pemerintah kelurahan turun langsung mengecek progres pembangunan.
Lurah Kranji, Agus Joko Saputro, mengatakan peninjauan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dan aspirasi warga terkait pembangunan rumah yang hingga kini belum selesai tersebut.
“Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam memastikan program berjalan sesuai harapan masyarakat, saya melakukan pemantauan dan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan di lapangan,” katanya.
Menurut Agus, pembangunan Rutilahu harus segera dituntaskan agar warga penerima manfaat tidak terus menunggu kepastian. Kelurahan Kranji juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendorong penyelesaian pekerjaan.
“Saya akan pantau terus hingga selesai pekerjaan. Agar dapat dihuni oleh warga yang menerima manfaat,” ujarnya.
Agus menegaskan, pemerintah kelurahan tidak ingin bantuan perbaikan rumah berhenti pada proses pembangunan tanpa kepastian penyelesaian. Pengawasan di lapangan akan terus dilakukan hingga rumah benar-benar dapat ditempati penerima manfaat.
Ia juga memastikan laporan warga menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan pelayanan publik di tingkat kelurahan.
“Mudah-mudahan dengan adanya kunjungan kita ke lokasi pembangunan Rutilahu, bisa segera selesai dan dapat ditempati warga saya,” tandasnya. (pay)











