Berita Utama

Kota Bogor Siap-siap Karantina, Begini Skenarionya

BOGOR-Kasus positif corona di Kota Bogor cenderung terus meningkat walaupun sudah diterapkan social distancing.

Mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun berencana akan melakukan karantina wilayah.

Informasi yang dihimpun radarbogor.id (Group radarbekasi.id ), ada dua skema karantina wilayah yang akan dilakukan di Kota Bogor.

Rencana pertama adalah karantina kewilayahan terbatas atau karantina lokal pusat kota. Dalam rencana tersebut akan dilakukan penyekatan arus lalu lintas pada 5 lokasi simpang menuju pusat Kota Bogor.

Pertama Simpang Baranangsiang menuju Tugu Kujang/SSA. Kemudian, Simpang Empang menuju BTM/SSA. Simpang Jembatan Merah dari Jalan Merdeka menuju Jalan Kapten Muslihat. Simpang Air Mancur menuju Jl. Jendral Sudirman/SSA. Dan terakhir Simpang Pangrango menuju SSA.

Sedangkan untuk rencana kedua, yakni karantina seluruh wilayah Kota Bogor. Dalam rencana kedua ini juga dilakukan penyekatan arus lalu lintas.

Kali ini di 9 lokasi menuju wilayah Kota Bogor. Yakni, Simpang Baranangsiang menuju Tugu Kujang/SSA. Smpang Empang menuju BTM-SSA.

Kemudian Simpang Gunungbatu menuju Jl. Veteran. Simpang RSUD menuju Semeru/SSA, Simpang Air Mancur menuju Sudirman/SSA, Simpang BORR menuju Air Mancur/SSA, Simpang Marwan dari arah Pangrango/SSA, Simpang Ekalokasari menuju Baranangsiang/SSA, U-Turn Polsek Bogor Timur menuju Baranangsiang/SSA.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ketika dikonfirmasi membenarkan rencana karantina wilayah tersebut.

Namun, ia mengaku rencana tersebut masih dalam pembahasan antara Pemkot dan Pemkab Bogor, Pemerintah DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Barat.

“Tadi kita sudah rapat dengan Bupati Bogor soal Local Lockdown (karantina wilayah). Untuk penerapanya kita tidak bisa sendiri-sendiri karena Bogor ini kan terintegrasi. Jadi kebijakan karantina wilayah ini harus dilakukan bersamaan,” katanya saat dihubungi radarbogor.id Minggu (29/3/2020).

Lanjut Dedie, besok (Senin, 30/3/2020) dirinya akan rapat teleconference dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk membahas rencana local lockdown tersebut.

“Agar bisa disampaikan pada Gubernur DKI Jakarta. Jadi penerapannya harus bersamaan antara DKI Jakarta, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor,” tukasnya. (all/rbg)

Related Articles

Back to top button