BekasiPolitik

Gelora Fokus Ikut Verifikasi Parpol


BERI SAMBUTAN : Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Bekasi Aryanto Hendrata memberikan sambutan saat acara peringatan HUT Ke-11 Radar Bekasi di Kantor Redaksi Radar Bekasi, Senin (20/1) lalu. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – DPD Partai Gelora Kota Bekasi fokus pada proses verifikasi partai politik (parpol). Hal ini menyusul pendaftaran partai yang telah dilakukan secara daring ke Kementerian Hukum dan HAM pada Selasa (31/3) lalu.

Ketua DPD Gelora Kota Bekasi, Aryanto mengatakan, proses verifikasi diharapkan rangkum sebelum sebelum idul fitri.

“Ya, kami bersyukur sudah dilakukan pendaftaran. Semoga proses verifikasinya berjalan lancar dan sukses. Karena, kita memiliki program dan target,” katanya saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Rabu (1/4).

Dia menambahkan, pihaknya belum mengetahui metode verifikasi yang akan digunakan. “Mungkin hanya random sampling,” imbuhnya.

 Wabah virus Korona makin merajalela tak meyurutkan langkah Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) untuk tetap bergerak. Parpol yang dikomandoi oleh Anis Matta itu resmi mendaftarkan diri ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta secara resmi mendaftarkan partai besutannya kepada Menkumham, Yasona Laoly melalui telekonferensi. Hal ini juga sejalan dengan telah adanya 34 kepengusuran di Provinsi dan 423 kepengurusan tingkat kabupaten dan kota.

“Kami menyerahkan sebanyak 42 ribu lembar dokumen persyaratan administratif. Meskipun kami memahami pihak Kemenkumham sedang melakukan penyesuaian proses kerja akibat wabah Covid-19, namun kami menyakini bahwa proses verifikasi akan berjalan lancar sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Anis Matta kepada Menkumham, Selasa (31/3).

Dalam pertemuan virtual tersebut, Anis Matta hadir bersama Waketum Fahri Hamzah, Bendum Achmad Rilyadi, Sekjen Mahfudz Sidik dan sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) lainnya. Sementara Menkumham Laoly didampingi Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Cahyo Rahardian.

Sementara itu, menurut Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia Mahfudz Sidik, awalnya rencana pendaftaran akan dilakukan pada pertengahan Maret lalu. Namun itu urung dilakukan. Hal ini karena mewabahnya virus Korona di tanah air. Sehingga pendaftaran tersebut baru bisa dilakukan saat ini.

“Alhamdulillah hari ini Menkumham bisa menerima kami melalui fasilitas telekonferensi,” kata Mahfudz.

Dalam video conference tersebut, Menkumham Yasonna Laoly menyambut baik kehadiran Partai Gelora ini. Sehingga bisa segera memproses dan memverifikasi sesuai peraturan perundang-undangan.

Menurut Yasonna, saat ini hanya Partai Gelora yang mendaftarkan diri sebagai partai politik melalui layanana virtual tersebut.

“Selain karena alasan kebijakan bekerja dari rumah dalam situasi wabah Covid-19 ini, telekonferensi ini juga bentuk dari proses digitalisasi birokrasi. Proses pelayanan publik terus kami laksanakan dengan terobosan teknologi komunikasi-informasi,” ujar Yasonna.(dan/jpc)

Related Articles

Back to top button