BekasiMetropolis

Dinkes Terima Bantuan 5.000 Baju APD

Lengkapi Kebutuhan Tenaga Medis

FOTO BERSAMA: Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Kadinkes, Tanti Rohilawaty bersama pihak Bea Cukai dan PT Hogy Indonesia foto bersama usai serah terima bantuan baju APD si Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Senin (6/4). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi menerima bantuan 139 karton berisi 5.000 unit baju Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di Kota Bekasi, Senin (6/4).

Bantuan tersebut bersumber dari PT Hogy Indonesia yang diserahkan langsung kepada Dinas Kesehatan dan dihadiri Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan A Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

PT Hogy Indonesia yang berkantor di MM2100 Industrial Toen Blok M3-1 Cikarang Barat, Bekasi, ini bekerja sama dengan Kantor Bea Cukai Bekasi yang di dalamnya menaungi Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Kantor Bea Cukai meminta kepada PT Hogy sebagai bentuk Corporate Social Responbility (CSR) untuk membantu para petugas medis di wilayahnya berbentuk alat pelindung diri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawaty menandatangani surat berita acara serah terima barang bersama Satoshi Maeda sebagai Presiden Direktur PT Hogy Indonesia dihadapan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Usai serah terima bantuan, Kepala Dinkes Kota Bekasi, Tanti Rohilawaty mengatakan, bantuan tersebut segera di distribusikan untuk para tenaga medis di Dinkes, RSUD, Puskesmas, Poliklinik, IGD, Ruang Isolasi dan poli-poli terkait.

“Ya kalau di katakan cukup kita sedang berproses, karena APD ini fleksibel sehingga bisa dibayangkan berapa banyak kebutuhan dari seluruh pelayanan,” katanya.

Menurutnya, tidak hanya bantuan dari pengusaha saja, bantuan APD dari Provinsi Jawa Barat juga sudah mereka terima. Disamping bantuan yang diberikan upaya pemenuhan APD juga dilakukan dengan membeli langsung secara mandiri.

“Bagaimana pun pelayanan perlu bantuan APD dan penunjang dari penanganan Covid-19 ini. Pastinya ini akan bermanfaat,” ucapnya.

Pihaknya berharap dengan bantuan yang diberikan, pemenuhan kebutuhan APD bisa melindungi tenaga medis dan sejumlah sektor pelayanan kesehatan dan lainnya. Sehingga bisa bersama-sama maksimal menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi khususnya.

“Dan jika ingin Covid-19 cepat berlalu masyarakat juga harus ikut serta bersama mengikuti himbauan dari pemerintah pusat provinsi maupun daerah. Saya harap warga Kota Bekasi hindari kontak langsung dengan orang, tidak berkumpul, jaga pola hidup bersih dan sehat. Kemudian Isolasi di rumah secara mandiri, saya harap Covid-19 cepat berlalu,” ungkapnya.

Dilokasi yang sama, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan terimakasihnya kepada Kepala Cabang Bea Cukai Provinsi Jawa Barat, Saipullah Nasution dan Kepala Bea Cukai Bekasi, Hatta, karena telah menjadi jembatan alokasi bantuan APD dari PT Hogy untuk Kota Bekasi.

Begitupun kepada PT Hogy Indonesia yang telah mengirimkan bantuannya, pihaknya menjanjikan akan menyebar langsung bantuan tersebut untuk tim medis yang ada di Kota Bekasi.

“Kami berharap, untuk bantuan APD ini bisa kembali dikirimkan, jika perlu kami beli saja untuk menambah alat pelindung diri untuk tim kesehatan di kota ini, jika kurang APD nya, kami akan kembali menghubungi, karena alat ini hanya sekali pakai,” ucapnya.

Rahmat menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi agar alat pelindung diri yang datang kemarin segera dibagikan ke petugas medis RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi sebanyak 2000 unit  dan masing-masing 100 unit untuk tiga RSUD tipe D Kota Bekasi. Pihaknya juga memprioritaskan untuk para analis dan tim medis di Dinas Kesehatan.

”Setiap barang atau jenis bantuan yang diterima dari provinsi ataupun perusahaan untuk Kota Bekasi keberadaan barangnya ada di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Stadion Patriot Kota Bekasi, dan untuk pembelian alat pencegahan ditempatkan di Gudang Dinas Kesehatan Kota Bekasi,”tutupnya.(adv/pay)

Related Articles

Back to top button