Bekasi

Outlet Pegadaian di Bekasi Dikurangi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Untuk menekan penyebaran virus Corona (Covid-19), PT Pegadaian (Persero) Area Bekasi mengurangi jumlah outlet yang ada di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Saat ini, hanya ada sepuluh outlet yang masih buka di Bekasi.

“Kalau untuk Kota Bekasi sampai Kabupaten Bekasi kita buka kurang lebih hanya sepuluh outlet saja. Ini dari dua Minggu yang lalu,” ujar Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Bekasi, Maria Regina Anna Savitri, saat dihubungi Radar Bekasi, Senin (13/04).

“Kalau yang di Bekasi enggak hafal juga, karena outlet kita sampai Cikarang dan sebagainya. Jumlahnya sekian-sekian kalau enggak lihat data kan enggak hafal. Tapi kalau total sebelumnya sampai Karawang ada 81 outlet,” sambungnya.

Untuk pengurangan outlet ini sampai kapan, dirinya belum bisa memastikan, mengingat PT Pegadaian ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sehingga harus menunggu arahan dari pemerintah. Namun dia mengaku, besok (Selasa) akan ada rapat dengan pemimpin wilayah untuk membahas Bekasi yang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain pengurangan outlet, dirinya juga menuturkan, selama penyebaran virus korona di Bekasi waktu pelayanan dikurangi, yang sebelumnya mulai dari pukul 08:00 pagi hingga pukul 15:00 siang. Sekarang hanya sampai pukul 13:00 siang, sehingga tidak banyak masyarakat yang dilayani.

“Kalau dibilang banyak yang dateng apa enggak, karena kita memang ada pembatasan layanan otomatis enggak banyak yang kita layani. Tapi sekarang masih stabil,” ucapnya.

Masih Maria, dirinya memastikan, untuk masyarakat yang dateng ke pegadaian sudah siapkan tempat mencuci tangan dan dites suhu mapun sebagainya, seperti menggunakan masker, sesuai aturan yang disampaikan oleh pemerintah. Untuk barang-barang yang digadaikan masyarakat 95 persen masih berupa emas.

“Barang-barang yang digadaikan oleh masyarakat 95 persen emas. Enggak hanya sekarang, memang domain kita dari dulu 95 persen emas,” jelasnya. (pra)

Related Articles

Back to top button