Cikarang

BKPPD Belum Lakukan Seleksi Honorer jadi PPPK

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tidak bisa memastikan jumlah tenaga honorer yang akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun ini. Alasannya, hingga saat ini belum ada tes tenaga honorer untuk menjadi PPPK.

“Kami sekarang belum bisa memastikan apakah aturan itu dapat diterapkan di lingkungan Pemkab Bekasi, sebab belum ada juga tes bagi tenaga honorer menjadi PPPK,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi, Edward Sutarman kepada Radar Bekasi, Rabu (30/9).

Sekadar diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi), akhirnya menyetujui tenaga honorer diangkat menjadi PPPK. Hal itu ditandai dengan telah ditandatanganinya pearturan Presiden (Pepres) No 98 tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dengan begitu, masing-masing Pemerintah Daerah (Pemda) bisa menerbitkan Surat Keputusan (SK) PPPK. Sehingga gaji perdana para PPPK dapat cair tahun ini.

Hanya saja, untuk di Kabupaten Bekasi, sepertinya belum bisa diterapkan. Sebab, kata Edward, sejauh ini belum ada arahan apapun dari Pemerintah Pusat perihal itu.

“Kami belum dapat arahan, dan biasanya dari Presiden turun ke Kemendagri. Selanjutnya, dari Kemendagri akan dibuat surat ke gubernur, bupati dan wali kota,” terang pria yang akrab disapa Edo ini.

Sebenarnya, kata Edo, Pemkab Bekasi, sudah membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi Tenaga Harian Lepas (THL) maupun honorer, agar bisa diangkat menjadi PPPK. Namun, hingga saat ini belum ada petunjuk maupun arahan dari Pemerintah Pusat atau Kemendagri.

“Memang kami belum ada petunjuk atau arahan untuk melakukan tes honorer menjadi PPPK dari Pemerintah Pusat. Kalau sudah ada petunjuk, kami akan laksanakan. Mungkin tahun depan,” ucap Edo.

Ia juga menjelaskan, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, anggaran untuk tes PPPK terkena refocusing. Hanya saja, Edo tidak menyebutkan anggaran untuk tes PPPK berapa, dan yang terkena refocusing berapa.

“Untuk anggaran tes honorer menjadi PPPK tahun 2020 ini, sudah kami refocusing buat penanganan Covid-19,” tandas mantan Camat Sukakarya ini. (pra)

Related Articles

Back to top button