Terendam Rob, Ratusan Warga Belum Terima Bantuan

MAIN AIR: Sejumlah anak asik bermain saat air laut pasang (banjir rob) yang masuk ke rumah warga di Desa Pantai Mekar, Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Senin (19/10). ARIESANT/RADAR BEKASI
MAIN AIR: Sejumlah anak asik bermain saat air laut pasang (banjir rob) yang masuk ke rumah warga di Desa Pantai Mekar, Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Senin (19/10). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, CIKARAN – Ratusan rumah warga di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi sudah dua hari terendam banjir rob. Namun, hingga saat ini belum menerima bantuan, baik dari pihak kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Warga Desa Pantai Mekar, Dina (39) menuturkan, ratusan rumah termasuk kediamannya sudah masuk hari ketiga terdampak banjir rob, atau luapan air laut.


“Sudah tiga hari air laut pasang dan masuk ke rumah warga. Sebelumnya tidak begitu parah, tapi sekarang lebih parah. Untungnya, listrik tidak padam,” ujar Dina saat ditemui Radar Bekasi, kemarin.

Hingga saat ini, lanjut Dina, dari pemerintah baik kecamatan maupun Pemkab Bekasi belum memberikan bantuan berupa makanan ataupun upaya menanggulangi masalah banjir rob.


Hal senada disampaikan oleh warga lainnya, Rosidah (42). Ia mengaku belum mendapatkan bantuan apapun.

“Warung saya sampai kerendem. Bupati datang kesini kalau lagi ada acara saja, giliran banjir begini, tidak pernah nongol pisan,” sesalnya.

Rosidah sangat berharap, ada bantuan dari pihak pemerintah, termasuk membuat tanggul disepanjang kali Citarum. Sehingga apabila kembali terjadi banjir rob, air laut tidak menggenangi pemukiman warga.

Dari pantauan Radar Bekasi di lapangan, ratusan rumah warga di Desa Pantai Mekar, masih terendam banjir rob. Mulai pukul 13.00 WIB, air laut mulai surut dari ketinggian mencapai sebetis orang dewasa. Akan tetapi, aktivitas nelayan tetap seperti biasa, tapi hasil tangkapan ikan agak berkurang.

Adapun Camat Muaragembong, Lukman, saat dimintai keterangan terkait bantuan apa saja yang sudah diberikan kepada warga yang terdampak banjir rob, ia hanya menyampaikan lewan pesan elektronik, telah terjadi banjir rob di tiga desa, tapi skalanya kecil.

“Saat ini sudah kembali surut lagi, demikian tks,” jawab Lukman singkat. (and)