UPTD Puskesmas Arenjaya Imbau Warga Patuhi Prokes 3M

Kegiatan sosialisasi dan edukasi UPTD Puskesmas Arenjaya tentang kepatuhan Prokes 3M.

BEKASI TIMUR, RADARBEKASI.ID РKasus positif Covid-19 di Kota Bekasi belum hilang. Masih terus mengintai masyarakat. Oleh sebab itu, kepatuhan pada protokol kesehatan (Prokes) 3M, memakai maker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun menjadi  keharusan yang meski diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Kepala Puskesmas Arenjaya, Dwi Wahyuningsih menyampaikan, jika kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap prokes sesuai arahan dari Pemerintah, yakni 3M. Dengan hal itu, masyarakat sudah punya peran penting menekan penyebaran virus Covid-19.


“Kami cuma minta masyarakat agar patuhi Prokes 3 M, mencuci tangan, memakai masker, dan juga menjaga jarak. Itu saja dilaksanakan, karena untuk diketahui di wilayah Arenjaya itu kasus positif masih meningkat,” ujar Dwi, Kamis (22/10).

Dwi mengakui, untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat pada prokes juga pihaknya turut berikan edukasi dan sosialisasi setiap hari, sambil menjalani tugas pemantauan dan pengawasan terhadap para pasien yang ada di wilayah Arenjaya.


“Kita tak henti-hentinya sosialisasi dan edukasi meskipun harus tugas juga melakukan penanganan untuk para pasien di wilayah. Jadi, tinggal balik lagi kepada kesadaran warga masyarakat saja yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Terakhir, dia pun berharap, kepada tiga pilar agar melakukan tugasnya dengan baik, karena banyak keluhan dari masyarakat yang merasa telah patuh prokes itu kesal kala melihat masyarakat di tempat umum tanpa masker dibiarkan, terutama di Jalan Nusantara.

“Kita berharap, peran tiga pilar bisa berjalan lebih baik lagi. Karena jujur, saya melihat di Jalan Nusantara itu para pedagang makanan pada cuek tidak pakai masker. Dan warga yang sudah tertib mungkin juga merasa geregetan kalau melihat seperti itu,” tutupnya. (mhf)