Cikarang

Musisi Senior Yok Koeswoyo Meriahkan Perayaan JN Bekasi Raya ke-13

Jiwa-Nusantara
FOTO BERSAMA: Anggota grup band Koes Plus dan Koes Bersaudara, foto bersama saat menghadiri perayaan Jiwa Nusantara (JN) Bekasi Raya ke-13 tahun, di Bale Bintang Setu, Kabupaten Bekasi. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Musisi senior Yok Koeswoyo menghadiri perayaan Jiwa Nusantara (JN) Bekasi Raya ke-13 tahun di Bale Bintang Setu, Kabupaten Bekasi. Mau tahu keseruannya seperti apa? Berikut ulasannya:

 Anggota grup band Koes Plus dan Koes Bersaudara yang memainkan bass gitar sekaligus pendukung vokal ini, asik berjoget mengikuti alunan musik dari band yang membawakan lagu-lagunya saat menghadiri perayaan Jiwa Nusantara (JN) Bekasi Raya ke-13 tahun, di Bale Bintang Setu.

Puluhan penggemar band Koes Plus dan Koes Bersaudara yang hadir ke acara tersebut sangat menikmati alunan musik, walaupun rata-rata sudah berusia lanjut. Namun tetap asik berjoget sambil bernyanyi mengikuti alunan musik dan lagu band penerus Koes Plus dan Koes Bersaudara.

Sambil menghisap rokok, abah Yok sapaan akrabnya, tetap gagah di usia yang ke-77 tahun ini. Selain berjoget mengikuti alunan musik, pria yang juga sebagai pendiri Ormas JN ini menyapa satu persatu fans grup band Koes Plus dan Koes Bersaudara, yang tergabung ke dalam Ormas JN.

Dalam kesempatan ini, Radar Bekasi berkesempatan berbincang secara langsung dengan pria yang akrab disapa Abah Yok ini. Dengan mengenakan peci hitam, Abah Yok mengaku, tujuan mendirikan Ormas JN ini untuk mempersatukan seluruh anak-anak bangsa.

“Intinya, yang penting untuk memersatukan seluruh anak bangsa di nusantara. Jadi yang besar dan mencari nafkah di nusantara, jangan berjiwa lain. Itu yang utama,” beber Abah Yok kepada Radar Bekasi, belum lama ini.

Pria kelahiran Tuban, 3 September 1943 ini juga menyarankan, agar anggota Ormas JN harus membuat kegiatan-kegiatan sosial, karena apabila dilakukan bersama-sama pasti akan mampu. “Kemudian yang diutamakan aksi sosialnya, agar semua menyadari bersama kita mampu,” tuturnya.

Di tempat yang sama, istri dari Murry Koesplus, Peronika Murry mengaku, penggemar band Koes Plus dan Koes Bersaudara sangat banyak sekali. Bahkan kata dia, banyak para penggemar yang datang ke rumah untuk bersilahturahmi. Kemudian, setiap di undang ke acara fans dari band Koes Plus dan Koes Bersaudara, dirinya pasti datang.

“Kalau mendapat undangan, saya pasti datang. Penggemarnya ini sangat membludak, bahkan sering datang ke rumah, lalu makan bersama. Sangat senang, mereka (fans) pada sayang sama Bunda (saya), walaupun Pak Muri sudah tidak ada, tapi saya masih diperhatikan oleh penggemar,” terangnya..

Sementara itu, Ketua JN Bekasi Raya, Abah Dino menyampaikan, Jiwa Nusantara Bekasi pertama kali dikukuhkan pada 27 Juni 2007 lalu. Kemudian pada  2019, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi menyatu, sehingga berubah menjadi Jiwa Nusantara Bekasi Raya.

“Tadinya Jiwa Nusantara Bekasi, tapi karena Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi menyatu, maka berubah menjadi Jiwa Nusantara Bekasi Raya tahun 2019,” ujar Dino.

Menurutnya, anggota JN Bekasi Raya sangat banyak, tidak bisa dihitung jumlahnya.  Apalagi mereka (anggota,Red) tersebar ke beberapa organisasi, mulai dari KPK, P2K, PLK, KPM, KTK, Sahabat Diples, SS, dan lainnya.

“Kami tidak bisa hitung jumlah fansnya, karena JN ini mewadai teman-teman yang ada di Bekasi. Pada ulang tahun JN Bekasi Raya yang ke-13, kami juga mengapresiasi seni maupun karya-karya Koesber dan Koesplus,” jelasnya.

Penasehat JN Bekasi Raya, Alex Haryanto menambahkan, grup band Koesplus ini menjadi salah satu pelopor musik modern di Indonesia. Sehingga dia berharap, pemerintah dusat maupun daerah, bisa memberikan apresiasi kepada grup band Koes Plus dan Koes Bersaudara, sebagai pelopor musik Indonesia.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah maupun pusat, memberikan apresiasi terhadap band Koesplus ini sebagai pelopor musik Indonesia,” tandasnya. (pra)

Related Articles

Back to top button