Cikarang

Bupati Bersama Baznas Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat

KAKI PALSU: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, memberikan kaki palsu kepada warga penyandang disabilitas, saat menghadiri pemberian bantuan Baznas Kabupaten Bekasi kepada masyarakat, di Pondok Pesantren At-Taqwa 02, Kampung Tanjung Air, Desa Pantai Hurip, Kecamatan Babelan, Kamis (3/12). DOK.HUMAS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, berencana memberikan tunjangan kepada guru – guru di TPQ, Madrasah, dan Pesantren yang berstatus non Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar Rp250.000 per bulan, dengan menargetkan sekitar 3.300 orang guru yang ada di Kabupaten Bekasi.

Hal itu disampaikan Eka saat menghadiri pemberian bantuan Baznas Kabupaten Bekasi kepada masyarakat di Pondok Pesantren At-Taqwa 02, Kp.Tanjung Air, Desa Pantai Hurip – Kecamatan Babelan, Kamis (3/12).

Selain memberikan tunjangan kepada guru madrasah non ASN, Eka juga akan memberikan tunjangan kepada imam yang berkemampuan khusus di bidang tilawah sebanyak 500 orang sebesar Rp2.500.000 per bulan.

“Anran-nya sudah disiapkan di APBD tahun 2021, dan saya berharap, imam Masjid dan guru mampu untuk meningkatkan kualitas kecerdasan masyarakat secara spritual maupun intelektual, ” ujar Eka.

Eka pun berencana menyelenggarakan silaturahmi keliling atau roadshow ke pesantren – pesantren yang ada di Kabupaten Bekasi.

Kegiatan itu dimaksudkan, agar masyarakat dapat menerima langsung informasi program yang akan disampaikan, terutama program peningkatan kesejahteraan masyarakat

“Saya ingin menjalin komunikasi yang baik dengan ulama dan umaro. Sebab, ulama dan umaro merupakan bagian yang sangat penting dari masyarakat Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Masih kata Eka, pihaknya juga mengapresiasi setinggi tingginya kepada Baznas Kabupaten Bekasi, yang sudah memberikan bantuan kepada masyarakat. Dirinya berharap, bantuan tersebut bisa bermanfaat dan disalurkan dengan baik,

“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas dan membantu masyarakat yang memang membutuhkan. Apalagi di Kampung Tanjung Air yang mempunyai ciri khas buah tike yang biasa dijadikan olahan cemilan kerupuk oleh masyarakat setempat. Semoga usaha-usaha unik seperti ini dapat terus berkembang, dan menjadi makanan kebanggaan Kabupaten Bekasi,” harap Eka.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, Abdul Aziz menyampaikan, dalam memberi bantuan untuk 200 Pondok Pesantren di Kabupaten Bekasi, 100 Masjid, 75 keranda mayat, bantuan tangan dan kaki palsu. Bantuan modal usaha untuk 20 warung dan 5 gerobak, 250 pohon mangga alpukat, bantuan untuk 500 guru TPA, TPQ dan madrasah.

Dia juga mengungkapkan, bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat, berasal dari zakat Bupati Bekasi dan ASN di lingkungan Pemkab Bekasi. (and/adv)

Related Articles

Back to top button