KPAD Awasi Persiapan Sekolah

Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi, Rusham
Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi, Rusham
Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi, Rusham
Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi, Rusham

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) melakukan pengawasan terhadap sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai Januari 2021.

Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi Rusham mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan proses evaluasi terkait kesiapan sekolah untuk melaksanakan  pembelajaran tatap muka pada awal tahun depan.


“Sekarang teman-teman sedang melakukan evaluasi dan mereview terhadap kesiapan sekolah daring,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Selasa (22/12).

Komisioner Bidang Pendidikan dan Sosialisasi KPAD Kota Bekasi Nurfajriah menjelaskan, saat ini pengawasan kesiapan sekolah terkait pembelajaran tatap muka sedang dilakukan. Pengawasan meliputi kesiapan infrastruktur, pendidik, tenaga kependidikan serta orangtua.


“Kita sedang berjalan melakukan pengawasan sampai 30 Desember 2020,” katanya.

Pengawasan dilakukan mulai tingkat SD, SMP dan SMA/SMK di Kota Bekasi. KPAD akan terus turun ke lapangan melakukan pengawasan terhadap 12 kecamatan di Kota Bekasi.

“Jadi setiap kecamatan akan kami lakukan pengawasan, saat ini baru lima aja. Rencananya besok kami akan melakukan pengawasan ke daerah Pondok Gede dan Jatiasih,” tukasnya.

Adapun lima kecamatan tersebut yakni Rawalumbu, Bekasi Utara, Bekasi Barat, Bekasi Selatan dan Bekasi Timur. Adapun sekolahnya yakni SMKN 8 Rawalumbu, SDN Pekayon Jaya 6, Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bekasi dan juga SMPN 2 Kota Bekasi.

“Kita sedang terjun langsung melakukan pengawasan ke beberapa sekolah di setiap kecamatan. Jadi kita pengawasannya hanya beberapa sekolah yang menjadi sample,” katanya.

KPAD memberikan evaluasi kepada sekolah yang terlebih dahulu telah melakukan role model pembelajaran tatap muka. Selebihnya sekolah yang belum akan dilakukan pengawasan.

“Yang sudah terlebih dahulu melakukan simulasi kami berikan evaluasi, dan yang belum kami berikan pengawasan,” ucapnya.

Selain sebagai pengawasan anak, KPAD juga memberikan modul sosialisasi terkait kesiapan pembelajaran tatap muka. Modul diberikan agar orangtua mengetahui pengawasan siswa selama menjalani proses pembelajaran tatap muka secara terbatas.

“Kita memberikan modul kepada orangtua agar mengetahui bagaimana ketika anak menjalani masa pembelajaran tatap muka secara terbatas,” pungkasnya. (dew)