Cikarang

Pembelajaran Tatap Muka Belum ada Kepastian

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Satuan tugas (satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, belum bisa memastikan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19 kapan dilaksanakan. Hal itu menyusul masih ada beberapa persiapaan yang belum bisa dipenuhi oleh pihak sekolah dan tenaga pendidik.

Wakil Ketua Satgas II Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Letkol Kav Tofan Tri Anggoro mengungkapkan, terkait pembelajaran tatap muka, pihaknya sudah melakukan survei ke beberapa sekolah. Namun sampai saat ini, belum dipastikan, apakah bisa dilaksanakan atau tidak.

“Kami sudah melihat ke beberapa sekolah, secara umum sudah cukup baik. Tapi ada beberapa hal, seperti sosialisasi berupa spanduk, maupun kepada anak didik, masih belum baik,” ujarnya kepada Radar Bekasi, belum lama ini.

Pria yang juga merupakan Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi ini menjelaskan, pihaknya akan membuat imprografis terlebih dahulu, karena sosialisasi yang terpenting adalah kepada siswa. Dan apabila itu tidak dilakukan, maka akan lebih sulit untuk sosialisasi protokol kesehatan (prokes) kepada anak-anak.

“Kami sedang membuat imprografis-nya, sehingga memudahkan anak didik memahami tentang prokes,” ucap Tofan.

Dalam hal ini, lanjut dia, proses pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan setelah seluruh perangkat yang ada di sekolah sudah dipastikan siap. Selain itu, pihaknya juga akan merencanakan agar dilakukan swab test massal kepada tenaga pendidik maupun pengurus sekolah, untuk memastikan kesehatan sebelum memulai belajar sevara tatap muka.

“Kami sudah merencanakan agar dilakukan swab test massal kepada tenaga pendidik. Sehingga dipastikan, seluruh guru dan perangkat pendidik lain-nya, sudah terbebas dari Covid-19, jika tatap muka dilaksanakan,” terangnya.

Lanjut Tofan, untuk swab test massal, sedang dikoordinasikan dengan Provinsi Jawa Barat. Hanya saja, dirinya belum bisa memastikan kapan akan dilaksanakan.

“Sedang kami koordinasikan dengan Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan awal tahun 2021 sudah bisa dilaksanakan,” harapnya. (pra)

Related Articles

Back to top button