BadmintonBerita UtamaOlahraga

Tantangan Berat Ganda Campuran Menunggu di Thailand Open

Ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso saat beraksi pada semifinal Mola TV PBSI Home Tournament. (PP PBSI)

RADARBEKASI.ID, JAKARTA-Ganda campuran Indonesia berpotensi naik podium di Thailand Open I pada 12–17 Januari nanti. Namun, drawing yang ada kurang menguntungkan bagi empat wakil Merah Putih.

Pelatih ganda campuran Richard Mainaky menyesalkan kemungkinan duel Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari melawan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di babak kedua.

Praveen/Melati pada ajang itu berada di unggulan kedua. Akibatnya, pasangan yang kerap disapa PraMel tersebut menempati pul bawah. Mereka akan berhadapan dengan wakil Denmark Nichlas Nohr/Amalie Magelund di babak pertama. Sementara itu, Rinov/Pitha yang berada di ranking 18 dunia bertemu wakil tuan rumah Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran.

Jika mampu menundukkan lawan masing-masing, PraMel vs Rinov/Pitha bakal bersua untuk merebut tiket ke perempat final. Satu ganda campuran lain, yakni Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso (nomor 33 dunia), juga akan mengalami tantangan berat di awal.

Pasangan itu langsung bertemu peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 Chan Peng Soon/Goh Liu Ying asal Malaysia. ”Emang begitu pemain junior kalau belum unggulan,” kata Richard seperti dikutip dari Jawa Pos kemarin (1/1/2021).

Namun, Icad –sapaan akrab Richard Mainaky– menuturkan bahwa langsung bertemu para unggulan juga bagus untuk memberikan pengalaman bertanding. ”Sekaligus uji kemampuan pemain muda kita,” jelasnya. ”Jadi, bagus atau tidak (hasil drawing), atlet saya harus siap lawan siapa pun,” tegas pelatih asal Ternate tersebut.

Terkait dengan persaingan, tidak adanya wakil Tiongkok membuat peluang Indonesia lebih terbuka. Sebab, dua jagoan Negeri Tirai Bambu Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Wang Yilyu/Huang Dongping yang biasa menjadi penghalang otomatis tidak main.

Praktis, pesaing terberat Indonesia di ganda campuran adalah wakil tuan rumah dan Jepang. Thailand menurunkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai yang menempati unggulan pertama. Untuk perwakilan Jepang, ada nama Yuta Watanabe/Arisa Higashino di unggulan ketiga. ”Kami tetap harus siap dan tidak kendur lawan siapa saja,” tuturnya.

Tim Indonesia akan bertolak ke Negeri Gajah Putih pada 4 Januari. Setelah sampai di Thailand, mereka harus menjalani karantina selama satu minggu. (jpc)

Related Articles

Back to top button