Realtime

Warga Harus Telanjang Tangkap Babi Ngepet

Babi ngepet yang ditangkap warga Bedahan, Sawangan, Depok. Foto: Istimewa

RADARBEKASI.ID, DEPOK – Babi ngepet berhasil ditangkap warga yang tidak menggunakan pakaian di kawasan Bedahan Sawangan Kota Depok. Warga harus telanjang untuk menangkap mahluk mistis ini.

Sebab, pada penangkapan sebelumnya, saat warga masih menggunakan baju, ternyata babi ngepet menghilang begitu saja. Heboh adanya teror babi ngepet ini, diawali warga yang kehilangan uang selama beberapa pekan terakhir. Ketua RW 4 Bedahan Abdul Rosad mengaku kehilangan uang Rp 900 ribu.

Kemudian ada warga lain yang juga hilang uang Rp2 juta, Rp3 juta. Ada juga yang nominalnya Rp500 ribu. Kehilangan uang ini kemudian disertai kemunculan babi ngepet yang disaksikan beberapa warga.

Ketua RW mengungkapkan, babi ngepet ini sebetulnya sudah pernah tertangkap warga. Namun berhasil meloloskan diri dan tiba-tiba saja menghilang. Bahkan saat ditangkap, babi ngepet itu masih dalam wujud manusia yang memakai jubah hitam. Kemudian tiba-tiba hilang.

“Ternyata setelah tertangkap, babi ngepet itu masih beraksi lagi,” katanya. Kemudian, ungkap dia, atas saran beberapa tokoh, disebutkan bahwa menangkap babi ngepet tidak boleh menggunakan pakaian.

Warga yang menggunakan pakaian tidak akan bisa melihat mahluk ini. Akhirnya warga pun bersepakat untuk melakukan penjebakan pada Senin (26/4).

BACA JUGA: Pria Ini Tewas Mengenaskan, Jasadnya Ditemukan di Mulut Buaya

Warga berjaga di rumah masing-masing. Mereka juga siap-siap telanjang begitu ada gerak-gerik mencurigakan. “Sudah mantau, jadi lampu pada dimati-matikan, karena semalam terang bulan juga. Jadi memang benar-benar jelas, itu mulai dari dia jubah hitam sampai dia berubah ngepet, jelas. Sampai dia berubah wujud jadi babi, itu warga sudah ngintip semua dari rumah masing-masing, gitu,” ungkapnya.

Menurut dia, warga yang tidak melepas pakaian tidak bisa melihat mahluk itu. Dan benar saja, pukul 00.20 Senin didi hari, babi ngepet itu berhasil ditangkap dan kini dikandangi di rumah warga.

Abdul mengatakan babi ini ditaruh di rumah warga. Warga, sambungnya, akan membunuh babi ini bila tidak ada pihak yang ingin mengambil babi ngepet ini. (oke/rb)

Related Articles

Back to top button