Bisnis

Telkomsel Perkenalkan Logo Baru Modern

PERLIHATKAN LOGO: Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam (kanan) didampingi Director of Marketing Telkomsel, Rachel Goh, memperlihatkan logo baru Telkomsel. Dok Telkomsel/RADARBEKASI.ID

RADARBEKASI.ID — Setelah 26 tahun hadir di Indonesia, operator seluler Telkomsel akhirnya mengubah logo perusahaan untuk pertama kalinya.

Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam menjelaskan, logo baru ini menandai babak baru Telkomsel dalam melayani bangsa dan masyarakat Indonesia.

“Kali ini kami memperkenalkan semangat yang dibarengi dengan pembaharuan identitas Telkomsel yang baru. Dan ini akan memperkuat kehadiran Telkomsel sebagai simbol perubahan bagi kemajuan bangsa,” tutur Hendri dalam virtual press conference, Jumat (18/6).

Dia menjelaskan, perubahan logo ini bukan hanya sebatas perombakan wajah Telkomsel saja.

“Melalui perubahan logo ini, merupakan cara kami membawa simbol perubahan dengan memaknai transformasi digital yang lebih dalam, melalui nilai-nilai baru,” terang Hendri.

Sementara itu, Director of Marketing Telkomsel, Rachel Goh menambahkan, logo baru Telkomsel ini dipersiapkan dalam kurun waktu sekitar dua tahun. Dan secara umum, terinspirasi dari salah satu warisan budaya Indonesia, yaitu Batik.

Menurut Rachel, setiap lekukan dan titik pada batik itu mewakili sesuatu. Inilah yang membuat batik unik, dan menjadi ikon nasional Indonesia hingga saat ini.

“Karena itulah, kami ingin memastikan warisan ini menjadi bagian dari merek Telkomsel yang baru. Itu akan mengingatkan kita setiap saat, siapa yang kita perjuangkan, dan siapa diri kita sebenarnya,” ucap Rachel di acara yang sama.

Lanjut Rachel, logo baru Telkomsel ini menggunakan jenis font baru, yang diberi nama Telkomsel Batik. Font ini dibuat khusus oleh anak bangsa, yaitu Deni Anggara dari Degarism Studio Bandung.

Selain itu, Telkomsel turut menyematkan sebuah “portal” dengan guratan yang juga terinspirasi dari batik. Portal ini memiliki makna, bersama Telkomsel, pelanggan bisa memasuki dunia baru dan mengeksplor hal-hal baru.

“Portal itu juga terlihat dikelilingi oleh sinar, dan sinar itu adalah optimisme,” ujar Rachel.

Selain mengubah tipografi logo, Telkomsel juga mengubah cara penulisan mereknya, yang semula menggunakan huruf kapital, kini huruf kapital hanya digunakan pada awal merek saja. Sedangkan sisanya ditulis dalam huruf kecil.

“Perubahan cara penulisan ini merepresentasikan bahwa kami menundukkan diri kami agar lebih dekat, lebih bersahabat, dan lebih dapat disambut oleh pelanggan kami,” tutur Rachel.

Dari segi warna, Telkomsel masih mengusung warna merah dan putih sebagai warna dasar pada logo baru. Rachel mengatakan, dua warna ini mewakili keberanian, kekuatan, kemurnian, dan kejujuran.

Selain Merah-Putih, Telkomsel juga turut menyematkan aksen warna kuning yang disebut melambangkan optimisme dan rasa senang.

Rachel juga menyampaikan, perusahaan akan membawa tone warna-warna baru, termasuk biru tua yang melambangkan integritas dan kepercayaan.

“Logo baru dan tone warna baru ini, ke depannya akan mulai dilihat pelanggan dalam materi branding perusahaan, baik di aplikasi, billboard, website, dan sebagainya,” tutup Rachel. (bis)

Related Articles

Back to top button