Metropolis

Revitalisasi Alun-Alun Rp14,8 Miliar

Bangun Microlibrary hingga Food Court

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Revitalisasi Alun-alun Kota Bekasi di Jalan Veteran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi mulai digarap tahun ini.

Proyek yang menelan anggaran Rp14,8 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat ini diklaim tak akan mengalihfungsikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sudah ada.

Penataan justru akan dilakukan meliputi pembangunan microlibrary, foodcourt, taman hingga area parkir. Proyek revitalisasi ditargetkan selesai di tahun 2021 ini.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Jumhana Luthfi mengatakan, proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Bekasi sudah mulai dikerjakan bulan Juni oleh PT Sisarti Baksya Asasta.

Ruang Terbuka Hijau (RTH) diakuinya tidak akan berkurang pasca revitalisasi yang akan dilaksanakan di Alun-Alun. “Kita hanya melakukan perapihan, sekaligus perubahan bentuk pada tempat destinasi kuliner warga Kota Bekasi,” kata Luthfi kepada Radar Bekasi, Kamis (24/6).

Dirinya pun mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada ahli tata kota ataupun konsultasi publik, hasilnya, akan dibangun aliran dan serapan air mengantisipasi genangan.

Biasanya dalam pembuatan Detail Engineering Design (DED) pihaknya mengarahkan untuk lakukan kajian-kajian, diantaranya kajian dan konsultasi publik, untuk menampung sejumlah masukan-masukan.

“RTH tetap ada resapan air juga tetap. Dalam revitalisasi ini kita tidak akan merubah alun-alun. Karena sesuai kajian-kajian dari para ahli tata kota dan itu telah kita lakukan,” ucapnya.

Lanjut dia, apa yang disarankan oleh para ahli tata kota akan dilakukan dalam revitalisasi Alun-Alun Kota Bekasi. Saat ini kata dia para pedagang dan tempat parkir kurang memadai sehingga dibutuhkan tempat dan lokasi yang representatif.

Maka dari itu, nantinya akan di siapkan juga bagi para pedagang, parkir dan tempat santai warga masyarakat yang berkunjung ke Alun-Alun.

“Kita siapkan microlibrary, food court untuk pedagang. Parkirnya kita buat lebih tertata, tampak santai warga seperti taman, toilet dan fasilitas lainnya akan di siapkan di revitalisasi,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, revitalisasi Alun-Alun Kota Bekasi adalah instruksi dari Provinsi Jabar. Selain itu, revitalisasi telah disetujui dan diperhitungkan secara matang-matang.

Sementara untuk area yang direvitalisasi mencapai 11 ribu meter persegi lebih dari total 30 ribu meter persegi luas Alun-Alun

“Intinya bulan ini akan dikerjakan revitalisasinya. Pengecekan lapangan sudah kita lakukan. Tinggal menunggu action dari pemenang tender revitalisasi alun-alun,” tukasnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan, revitalisasi Alun-Alun Kota Bekasi, konsepnya akan sama dengan alun-alun Kota Bandung.

Selain itu, program ini adalah program dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dijelaskannya Gubernur ingin seluruh Kota dan Kabupaten memiliki Alun-Alun yang representatif.

“Jadi kegiatan revitalisasi akan dimulai. Nanti revitalisasi tetap ada lapangan, RTH ada resapan juga ada,” katanya.

Dari awal, lajut dia, pedagang sudah di data. Karena pembangunan ini harus memiliki dampak bukan menghilangkan tetapi menambahkan kesejahteraan yang ada. “Kita akan atur agar lebih indah dan nyaman untuk pengunjungnya. Ini sebagai daya tarik dan konsep agar dapat melibatkan banyak orang terlibat dan bertambah ekonominya,” tutupnya. (pay)

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button