Berita UtamaPendidikan

Empat Poin Menentukan Penjurusan

BACA INFORMASI: Calon siswa baru membaca informasi PPDB 2021 di SMAN 17 Kota Bekasi. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Proses penjurusan SMA di Kota dan Kabupaten Bekasi mulai dilaksanakan oleh satuan pendidikan secara daring. Terdapat empat poin yang menentukan penjurusan.

Di jenjang SMA terdapat empat penjurusan bagi peserta didik baru tersebut. Yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Bahasa (BHS).

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Bekasi Didi Rosidi mengungkapkan, bahwa belum seluruh satuan pendidikan di wilayahnya mulai melaksanakan penjurusan.

“Untuk penjurusan ada sekolah yang sedang melaksanakan dan ada juga yang belum” ujar Didi kepada Radar Bekasi, Selasa (27/7).

Penjurusan mempertimbangkan empat poin. Yakni hasil nilai rapor, psikotes, minat bakat anak yang didukung orang tua dan placement test atau tes penempatan.

“Jika sudah melewati prosedur ini, penjurusan sudah aman,” katanya.

Dalam proses penjurusan, setiap sekolah memiliki standar nilai masing-masing. Penilaian dapat dilihat dari hasil tes numerik, jika hasil melebih batas tertentu maka anak bisa diarahkan pada jurusan IPA.

Namun jika tes numeriknya di bawah batas tertentu, maka anak dianggap belum mampu untuk di jurusan MIPA dan anak akan diarahkan pada jurusan IPS.

“Sistem penjurusan kurang lebih seperti itu, kalo untuk jurusan bahasa sendiri pilihan terakhir untuk siswa,” ungkapnya.

Kepala SMAN 9 Kota Bekasi Mukaromah mengungkapkan, bahwa dalam proses penjurusan akan disesuaikan dengan rekomendasi hasil psikotes dan angket peminatan serta nilai rapor siswa.

“Nilai nanti disesuaikan oleh rekomendasi hasil psikotes dan hasil nilai rapornya,” jelasnya.

Saat ini proses penjurusan sudah dilakukan secara daring oleh pihak sekolah. Ia hanya mengingatkan bahwa siswa cukup melakukan berbagai persiapan. (dew)

Related Articles

Back to top button