Metropolis

Inspektorat Pelototi Anggaran Internet Disdik

Sebulan Rp 30 Juta

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Inspektorat Daerah Kota Bekasi menyoroti anggaran pembayaran internet Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mencapai Rp 360 juta pertahun atau Rp 30 juta perbulan.

Surat Mitigasi Risiko sudah dilayangkan Inspektorat Kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi 6 Oktober 2021 lalu. Namun hingga saat ini belum ada balasan terkait surat tersebut.

Hal itu juga ditegaskan Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Widodo Indrijantoro ketika dikonfirmasi Radar Bekasi, Minggu (11/7).  Ia menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan Kota Bekasi hingga saat ini belum merespon mitigasi risiko yang telah dikirim oleh pihaknya terkait anggaran kegiatan pembayaran internet dengan pagu sebesar Rp 360 juta dengan harga satuan Rp30 juta dengan volume 12 bulan.

“Kita Itko hanya memberikan mitigasi risiko agar Disdik dapat menindaklanjuti atas mitigasi tersebut. Abang tanya ke Disdik sudah menindaklanjuti atau belum?,” Kata Widodo, ketika dikonfirmasi Radar Bekasi kemarin.

Ia menyampaikan, bahwa fungsi Inspektorat adalah memberikan pendampingan dan penjaminan mutu dalam rangka pencegahan dan sudah semua Perangkat Daerah agar membuat risiko dari suatu program dan kegiatan sesuai kedudukan inspektorat sebagai lini ke 3 dalam tata kelola pemerintahan.

“Itu aja saja baru bisa kita sampaikan. Bahwa sampai saat ini Disdik belum membalas surat dari kita yakni mitigasi risiko yang kita kirim,” tukasnya.

Informasi yang diterima Radar Bekasi isi surat mitigasi tersebut menyoroti kegiatan penyediaan jasa komunikasi hingga Sumber Daya Air dan Listrik.

Pihaknya meminta kepada pengguna anggaran bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan melakukan evaluasi bersama serta melakukan mitigasi risiko.

Adapun hasil evaluasi dan mitigasi risiko yang telah dilakukan dapat disampaikan kepada Inspektorat Daerah Kota Bekasi paling lambat tanggal 12 Oktober 2021.

Sayangnya, Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Krisman Irwandi saat dihubungi Radar Bekasi, terkait tindak lanjut  surat mitigasi risiko yang dilayangkan Inspektorat, pihaknya belum memberikan respon. (pay)

Related Articles

Back to top button