Cikarang

Perbaikan Jalan Rusak Butuh Perhatian

RADARBEKASI.ID, CIKARANG SELATAN – Banyaknya jalan yang rusak dan jalan longsor saat musim penghujan, harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Kepala Desa Nagasari Kecamatan Serang Baru, Nurdin Hardiansyah, mengeluhkan kurangnya perhatian dari Pemkab Bekasi, terkait infrastruktur yang rusak.

“Perbaikan jalan sudah kami ajukan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sejak tahun 2018, namun hingga saat ini, belum juga ada realisasinya,” sesal Nurdin, mewakili menyampaikan aspirasi dari masyarakat.

Kepada Radar Bekasi, Nurdin menyampaikan, Jalan Sukamahi – Pasir Kupang, dengan panjang sekitar satu kilometer, belum ada perbaikan sama sekali. Namun sebelumnya, sudah ada pengukuran dari dinas terkait. Hanya saja, hingga saat ini, belum juga tersentuh melalui APBD Kabupaten Bekasi.

Padahal, kata dia, warganya setiap tahun selalu berkontribusi membantu Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Memang banyak yang menyampaikan aspirasi kepada saya. Hanya saja, kewenangan kepala desa terbatas. Oleh sebab itu, saya berharap, ada perhatian dari Pemkab Bekasi, serta dorongan dari anggota DPRD Kabupaten Bekasi, yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Serang Baru,” harapnya.

Kemudian, lanjut Nurdin, jalan yang rusak sejak lama itu, sebenarnya menjadi jalur sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

”Jadi saya harap, anggota DPRD sebagai wakil rakyat, serta pengguna jalan, jangan hanya diam saja, melainkan harus memperjuangkan,” pintanya.

Sementara itu, adanya jalan yang longsor karena hujan deras, serta adanya galian pihak swasta, membuat Jalan Cicau, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, dapat segera diperbaiki, karena mengganggu akses jalan warga sekitar.

“Jalanan longsor dan betonnya juga pada retak,” ucap Drajat (54) kepada Radar Bekasi.

Kata dia, kerusakan jalan tersebut, sudah sejak hari Minggu (7/11). ”Dari hari Minggu, pas hujan deras. Sepertinya gara-gara galian tanah, persis disamping rumah orang dengan jarak cuma 10 meter,” terangnya.

Kemudian, rusaknya jalan juga, disebabkan banyaknya truk besar yang seharusnya tidak melintas. (and)

Related Articles

Back to top button