Metropolis

Pengawasan Area Taman Diperketat

RADARBEKASI.ID, JATIASIH- Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto angkat bicara terkait viralnya kejadian sepasang muda-mudi yang melakukan tindakan asusila di Taman Jatiasih, beberapa waktu lalu.

 

Tri Adhianto mengatakan kejadian tersebut menjadi catatan bersama, bahwa ada degradasi terkait pola pikir, dan ini menjadi kewajiban bersama memberikan literasi dan edukasi.

 

“Pertama, memberikan literasi dan edukasi kepada warga masyarakat. Kedua, upaya preventif dengan lebih banyak menempatkan petugas untuk monitoring taman-taman. Ini tentunya menjadi catatan kita bagaimana mengaktifkan petugas Satpol PP untuk melakukan patroli,” kata Tri Adhianto, usai menghadiri Paripurna DPRD Kota Bekasi, Kamis (25/11).

 

Selain itu kata Tri, Pemkot akan mencoba memperbanyak CCTV di taman-taman, sehingga bisa mengantisipasi sejak dini agar kejadian seperti di Taman Jatiasih tidak terulang.

 

“Sekarang sudah jaman teknologi, bagi taman yang sudah tersedia CCTV tinggal kita optimalkan (pengawasan), tetapi jika taman-taman yang belum ada CCTV kita akan gunakan petugas untuk monitoring,” tegasnya.

 

Sementara, Kabag Humas Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Sajekti Rubiah menyatakan, Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada hari Sabtu malam, 20 November 2021. Perbuatan dua orang yang diduga bukan sepasang suami istri tersebut direkam dan diunggah di grup aplikasi percakapan lalu diunggah di akun media sosial.

 

“Untuk mencegah peristiwa serupa terjadi, Pemerintah Kota Bekasi mengambil langkah. Berkoordinasi dengan tiga pilar kelurahan, Linmas kelurahan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kecamatan dan pengurus lingkungan setempat (RT/RW) untuk meningkatkan monitoring dan pengawasan terhadap warga masyarakat dalam hal pembatasan waktu berkunjung di Taman Jatiasih,” kata Sujekti Kamis (25/11).

 

Pihaknya juga menghimbau kepada warga masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengingatkan pengunjung taman agar berperilaku sopan dan beradab.

 

“Peristiwa yang sempat viral dan meresahkan tersebut diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak khususnya warga Kota Bekasi agar saling menjaga tata krama dan sopan santun dimanapun terutama ketika berada di area publik,” ungkapnya.

 

Sementara, Lurah Jatiasih, Sakum Nugraha mengatakan, saat ini taman Jatiasih yang berada di depan kelurahan melarang sepeda motor parkir di area trotoar. Papan himbauan juga sudah dipasang di depan taman.

 

Papan tersebut bertuliskan himbauan untuk menjaga ketertiban, kebersihan, keamanan dan keindahan taman Jatiasih. Kedua pengunjung dilarang keras berpacaran atau bermesraan di area taman Jatiasih.

 

“Hal tersebut kita lakukan agar tidak lagi terulang kejadian seperti kemarin viral. Ya kalau bisa kajadian kemarin seharusnya yang merekam langsung menegur,” katanya.

Dengan menegur, lanjut dia, itu bentuk dari tanggung jawab warga bukan divideokan dan di viralkan. Namun, dari kejadian tersebut pihaknya akan menempatkan petugas keamanan agar setiap waktu dapat memantau dan memonitor taman-taman di Jatiasih.

 

“Kita juga tidak permasalahkan jika taman-taman di tempatkan CCTV. Selain sebagai pengawasan bisa juga sebagai bentuk ketertiban untuk masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap, kepada masyarakat yang melihat kejadian tidak sopan atau lainnya untuk jangan sungkan menegur atau melaporkan kejadian kepada pihaknya supaya dapat dilakukan tindakan.

 

“Kita harap kerjasama warga dalam dalam menjaga lingkungan. Dengan bersama kesopanan dan tata krama warga di taman akan lebih baik,” tegasnya. (pay).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button