Tagih Data Serapan Anggaran

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN- Hingga jelang akhir tahun 2021, Pemerintah Kota Bekasi melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) belum melaporkan data terbaru serapan anggaran jelang  penutupan akhir tahun.

Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Edi mengaku, pihaknya masih menunggu laporan serapan anggaran yang sudah memasuki triwulan keempat  dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


“Ya seharusnya sudah ada laporan karena deadline sudah ditentukan oleh Pemkot Bekasi. Deadline kapan coba ditanya aja ke pihak terkait,” kata Edi saat dihubungi, Senin (6/12).

Edi menegaskan, DPRD Kota Bekasi hingga saat ini belum dapat melakukan evaluasi dan membeberkan besaran serapan anggaran Pemkot Bekasi karena belum menerima laporan terbaru.


“Kalau saya belum bisa menyampaikan berapa persen serapan anggarannya. Saya juga menyampaikan harus sesuai data. Dan kebetulan saya di Komisi III. Yang pasti sudah ada berapa persen tapi berapa-berapa saya belum bisa menyampaikan jika belum ada data laporan dari pihak terkait,” jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Nadih Arifin mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa menyampaikan berapa persen serapan anggaran yang sudah diserap oleh masing-masing Dinas.

Saat ini kata dia, serapan anggaran masih berlangsung. Pihaknya menargetkan 15 hingga 20 Desember sudah rampung.

“Tanggal 20 Desember saya sampaikan serapannya sudah berapa persen. Karena saat ini masih ada pencairan di masing-masing Dinas,” ucapnya, saat dihubungi Radar Bekasi, Senin (6/12).

Sejauh ini pihaknya juga menyebut serapan anggaran belum menyentuh angka 100 persen karena  proses masih berjalan. “Ya kalau sekarang belum sampai 100 persen serapannya. Pokoknya nanti saya sampaikan tanggal 15 atau 20 Desember,” tutupnya.

Diketahui ,sebelumnya Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro yang juga Ketua Badan Anggaran menyebut pada triwulan ketiga lalu serapan anggaran atau realisasi belanja hingga Agustus akhir baru mencapai 38,07 persen dari pagu anggaran mencapai  Rp6,425 triliun dan transaksi baru Rp2,446 triliun atau 38,07 persen.

Sedangkan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi kepada Radar Bekasi September lalu mengatakan serapan anggaran tahun 2021 pada triwulan ketiga sudah mencapai 50 persen. (pay)