Kapolres Kukuhkan Pengurus Pokja

RADARBEKASI.ID, CIKARANG UTARA – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengukuhkan organisasi Kelompok Kerja (Pokja) Polres Metro Bekasi, Jumat (21/1) lalu.

Pemilihan yang berlangsung di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi tersebut, berakhir secara aklamasi, mengingat hanya ada satu kandidat yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua, yakni Didit Junaidi.


Gidion sangat mengapresiasi terbentuknya Pokja Wartawan Polres Metro Bekasi ini, sehingga antara wartawan dan kepolisian, bisa belajar organisasi secara bersama-sama, agar kedepannya lebih baik dan terstruktur.

“Selamat bekerja untuk teman-teman Pokja Wartawan di Polres Metro Bekasi. Sinergitas ke depan harus lebih baik, kemudian lebih terstruktur,” harap Gidion.


Ia menilai, dengan adanya Pokja Wartawan ini, bisa menjadi penyalur informasi kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Kalau melihat sistem organisasinya sudah mulai bergerak.Organisasi ke wartawan ada, kemudian organisasi kami (kepolisian) juga ada, jadi dua roda itu berjalan beriringan, sehingga akan lebih baik, demi menyalurkan informasi yang konstruktif dan edukatif,” ucapnya.

Sementara ketua terpilih, Didit Junaidi menuturkan, Pokja Polres Metro Bekasi ini, harus menjadi wadah atau rumah bagi wartawan elektronik, cetak, maupun online. Tentunya, di dalam kepengurusan Pokja ini, dirinya akan mengakomodir seluruh wartawan

“Saya akan mengakomodir seluruh wartawan, baik elektronik, cetak, maupun online. Karena Pokja ini rumah bagi seluruh wartawan,” bebernya.

Dia berharap, pihak kepolisian bisa memberikan informasi secara gamblang kepada para wartawan, mengenai peristiwa yang terjadi di Kabupaten Bekasi, tidak lagi menutup-nutupi, agar informasi yang disampaikan tidak menjadi opini.

Karena selama ini, wartawan masih kesulitan untuk mendapatkan informasi, atau wawancara dengan pihak kepolisian, setiap ada peristiwa.

“Tidak bisa dipungkiri, sebelumnya kami masih kesulitan mendapatkan informasi, atau untuk wawancara saat ada peristiwa. Harapan kami kedepan, persoalan-persoalan seperti itu tidak ada lagi,” sarannya. (pra)