Dorong Digitalisasi UMKM

Illustrasi Digitalisasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dalam rangka meningkatkan potensi produk yang dimiliki oleh pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Bekasi mulai melakukan jemput bola.

Salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan penggunaan sarana platform digital kepada para pemilik UMKM yang ada di Kota Bekasi.


Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi Abdillah mengatakan, saat ini jumlah UMKM Kota Bekasi yang sudah terintegrasi dengan platform digital jumlahnya mencapai ribuan.

“Sudah ada ribuan UMKM Kota Bekasi yang terintegrasi dengan platform digitalnya,” kata Abdillah kepada Radar Bekasi, Kamis (24/2).


Menurutnya, dengan membentuk cluster pelatihan, pihaknya berkoordinasi dengan Kelurahan hingga Kecamatan dalam melakukan pendataan. Sosialisasi hingga pelatihan diberikan bagi pelaku UMKM tetapi belum terintegrasi dengan platform digital.

Selain itu, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan sejumlah stakeholder yang ada di Kota Bekasi dalam mendukung program tersebut, sehingga mempermudah para pelaku UMKM dalam memasarkan produknya secara luas.

“Kami berkoordinasi dan bekerjasama dengan sejumlah stakeholder dalam memberikan pelatihan kepada mereka, sehingga memudahkan mereka dalam memasarkan produknya secara luas,” ucapnya.

Abdillah juga mengakui, sejak awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan Kota Bekasi, pihaknya sudah memasifkan penggunaan platform digital kepada para pelaku usaha UMKM. Sehingga dengan begitu, mereka bisa lebih mudah memasarkan dan memperkenalkan produknya kepada khalayak luas.

“Kami sudah memasifkan penggunaan platform digital ini sejak awal pandemi, sehingga mereka mudah memasarkan produknya,” ujarnya.

Ia pun berharap agar para pelaku UMKM Kota Bekasi yang belum terintegrasi dengan platform digital, bisa segera mungkin untuk melakukan integrasi tersebut, karena ada banyak keuntungan dan kemudahan yang bisa mereka dapatkan.

“Kami siap melakukan pendampingan dan pelatihan tersebut, karena banyak keuntungan yang bisa mereka dapatkan,” imbuhnya.

Selain itu dia juga menyampaikan, bahwa sekitar 2.000 UMKM di Kota Bekasi yang saat ini sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Hal ini dilakukan tidak lain agar mempermudah mengurus perizinan yang lain serta untuk legalitas sebagai UMKM binaan Pemerintah serta persyaratan UMKM agar mereka bisa naik kelas.

Untuk mencapai target kepemilikan NIB tersebut, saat ini Dinas Koperasi Dan UMKM Kota Bekasi melakukan edukasi pada setiap pergelaran event pendidikan, pelatihan keterampilan hingga kepada acara resmi yang dihelat Pemerintah Kota Bekasi.

“Sosialisasi terus kami lakukan agar mereka nantinya bisa lebih dipercaya oleh publik terkait produk yang dihasilkannya,” tukasnya. (pay).