Pengampu PDIP Bantu Pembentukan Pengurus

ILUSTRASI : Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna bersama dengan ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi Soleman, belum lama ini.ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi mencetuskan program pengampu. Ya program yang diturunkan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat ini, untuk membantu para pengurus partai tingkat kecamatan, desa, dan dusun, dalam melakukan pembentukan kepengurusan.

“Jadi pengampu itu membantu teman-teman di tingkat kecamatan, desa, dan dusun. Misalkan sudah terbentuk, orang-orangnya aktif apa enggak. Kalau enggak, apa harus diganti apa bagaimana,” ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna kepada Radar Bekasi, kemarin.


Menurutnya, program ini serentak se Jawa Barat, kemudian anggota pengampu ini terbentuk di setiap Daerah Pemilihan (Dapil). Untuk jumlah anggota pengampu setiap Dapilnya sesuai dengan jumlah kursi. Minimal 50 persen yang ditugaskan oleh DPD, dari jumlah kursi yang ada.

“Pengampu ini terdiri dari tokoh masyarakat, struktur partai, dan simpatisan PDI Perjuangan. Orang yang ber KTA PDI Perjuangan syarat menjadi pengampu,” katanya.


Pembentukan pengampu ini berdasarkan hasil Rancangan Kerja Daerah (Rakerda), karena kepengurusan harus benar-benar terbentuk sampai anak ranting. Sehingga dibentuklah pengampu, untuk memantau dan mengevaluasi, apakah para pengurus di tingkat bawah aktif atau tidak.

“Ini hasil dari Rakerda, karena kita harus benar-benar terbentuk sampai anak ranting. Jadi dia (pengampu) yang memonitor, para pengampu itu,” tuturnya.

Nantinya kata Usup, misalkan pengurus yang menjalankan tugas sebagai pengampu sesuai arahan yang diberikan, mereka berkesempatan menjadi Calon Legislatif (Caleg). Walaupun untuk sekarang penjaringan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) belum dibuka.

“Karena kita belum mengeluarkan SK terkait proses penjaringan-penjaringan Bacaleg. Kalau di kita pakai mekanisme,” ucapnya. (pra)