Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan Karyawati Asal Kebumen

GANG SEMPIT: Pengendara bermotor melintasi gang sempit, lokasi ditemukannya buruh perusahaan yang tewas dengan luka tusukan, di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/3). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Polres Metro Kabupaten Bekasi, belum bisa mengungkap kasus pembunuhan seorang karyawati asal Kebumen, Iska Nur Rohmah (21), yang ditemukan bersimbah darah di Jalan Gang Ki Pelo, Kampung Tegal Gede, RT 002/006, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/3) lalu.

Padahal, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Aris Timang menuturkan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.


Sejauh ini, kata Aris, pihaknya sudah meminta keterangan beberapa saksi. Namun, dirinya enggan menyebutkan secara rinci siapa saja saksi yang telah dimintai keterangan.

“Sudah ada sembilan saksi yang kami mintai keterangan, sekarang anggota masih di lapangan semua,” bebernya kepada Radar Bekasi, Rabu (23/3).


Dari informasi yang berhasil di lapangan, pembunuhan tersebut karena adanya cinta segi tiga. Akan tetapi, Aris mengaku belum bisa memastikannya.

“Kami belum bisa menduga-duga apa motifnya,” ujar Aris.

Diketahui, sosok Iska dikenal pendiam dan tertutup dilingkungan rumah kontrakan tempat korban tinggal selama tiga bulan terakhir. Seperti yang diungkapkan salah satu tetangga korban, Teguh, korban dan tunangannya, Ardiansyah Candra Febriawan (21), sudah tinggal bersama hampir tiga bulan terakhir.

Kata dia, korban memiliki kisah jalinan asmara cinta segi tiga. Dimana, korban memiliki hubungan asmara cukup lama dengan seorang pria, tapi dikabarkan akan menikah dengan pria tunangannya, Ardiansyah, pria asal Kebumen, Jawa Tengah.

“Ya, kalau itu ceritanya saya dengar dari teman cowoknya. Kan kalau main ke rumah kontrakan, korban suka  bawa teman. Katanya pacaran sudah lama, dan menikah dengan tunangannya,” ucap Teguh.

Ditambahkan Teguh, selama ini hubungan antara korban Iska dengan tunangannya Ardiansyah, terlihat baik-baik saja, seolah tidak ada masalah.

“Kalau dilihat hubungan mereka baik-baik saja. Saya tanya itu siapanya mbak? dia jawab tunangannya. Jadi, yang cowoknya ini memang lagi nganggur, sehingga yang kerja Iska (korban,Red),” jelasnya.

Dalam kesehariannya korban dan tunangannya tersebut, dikenal sosok yang tertutup, dan jarang bersosialisasi dengan tetangga. Bahkan saat libur, korban lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah kontrakan. (pra)