172 Anggota Pramuka Bantu Posko Mudik

pramuka
ILUSTRASI: Sejumlah anggota Pramuka bersama petugas dinas perhubungan berjaga di jembatan Pebayuran Rengasdengklok saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bekasi, belum lama ini. PPDB 2020 tingkat SMA/SMK/SLB di Jawa Barat dilakukan sepenuhnya daring mulai dari proses pendaftaran sampai seleksi, guna menghindari kerumunan pada massa pandemi Covid-19.Ariesant Radar Bekasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Momentum mudik Lebaran 2022, Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bekasi melibatkan sebanyak 172 anggota pramuka dalam rangka Karya Bakti Lebaran (KBL) 2022.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari surat edaran (SE) Kwartir Nasional tentang Karya Bakti Pramuka yang secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya.


Acara ini dilaksanakan sebagai wujud pengamalan satya dan darma pramuka dan ikut serta program pemerintah dalam membantu kelancaran arus lalu lintas juga membantu para pemudik.

Wakil Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kota Bekasi, Al Aziz mengatakan, sebanyak 172 anggota yang akan diturunkan perwakilan 12 Kecamatan Kota Bekasi sudah mengikuti proses pembekalan teknis lapangan menjelang mudik.


“Sebelumnya kita sudah melakukan proses bimbingan teknis (Bimtek), pembekalan terkait dengan teknis di lapangan pada saat turun di lapangan. Setelah melaksanakan Bimtek kita melakukan koordinasi terkait kesiapan 12 kecamatan dan satuan karya Pramuka dan akhirnya terkumpul 166 dan untuk saat ini sudah mencapai 172. 166 itu se-Kota Bekasi,” ujarnya saat dihubungi Radar Bekasi, Rabu (27/4).

Dari 172 anggota yang turunkan untuk mengikuti KBL 2022 ini terdiri dari Andalan Cabang 9 orang, Dewan Kerja Cabang 14 orang, Pramuka Peduli Kwarcab 12 orang, Kwarran Bekasi Barat 12 orang, Kwarran Mustikajaya 7 orang, Kwarran Pondok Melati 22 orang, Kwarran Rawalumbu 7 orang, Kwarran Bekasi Utara 5 orang, Kwarran Bekasi Timur 12 orang, Kwarran Jatiasih 6 orang, Saka Bhayangkara Kwarcab 26 orang , Saka Bhayangkara Kwarran Beksel 23 orang, Saka Bakti Husada 9 orang, dan Saka Wirakartika 8 orang.

Selain itu pihaknya sudah membagikan beberapa team dan jadwal pelaksanaan. Team berjumlah 2-4 orang setiap untuk setiap harinya dengan jadwal pelaksanaan dimulai dari pukul 08.00 – 20.00.

“Pembagian Personil setiap posko 2 – 4 personil yang akan diturunkan per harinya ada team a, b, dan c. Untuk jadwal sendiri dari jam 08.00 – 20.00 WIB, kurang lebih kita akan menurunkan 30 personil setiap harinya,” jelasnya

Untuk anggota pramuka sendiri untuk tahun ini disiapkan lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Setelah Pemerintah mengizinkan bagi masyarakat untuk mudik tahun ini.

“Dikarenakan lebih banyak tahun ini dibandingkan tahun lalu, dikarenakan kita melihat kondisi tahun ini kan dibolehkan oleh pemerintah makanya kita menurunkan personil lebih banyak,” pungkasnya.

Sementara Ridwan (18) selaku anggota yang dilibatkan dalam KBL mengatakan, baru pertama kali menjadi relawan BKL yang bertugas membantu kelancaran mudik tahun ini.

“Untuk menjadi relawan untuk pengamanan mudik ini saya baru pertama kali, kalau berbakti ke masyarakat mungkin sudah sering,” ucapnya saat dihubungi Radar Bekasi, Rabu (27/4).

Lanjut Ridwan, menjadi relawan sudah panggilan hati sebagai anggota Pramuka. Bukan semerta-merta karena uang, tapi sudah menjadi janji sebagai seorang anggota Pramuka.

“Tentang KBL, bukan soal uang tapi panggilan hati nurani saya sebagai menjadi relawan yang ingin membantu masyarakat, karena pada dasarnya seorang Pramuka penegak atau pandega sudah berjanji dan janji nya adanya mengabdi kepada masyarakat,” jelasnya.

Adapun siswa yang duduk di Kelas 3 SMK Bhakti Mandiri ini, disupport oleh orang tuanya sebagai relawan yang bertugas membantu arus mudik lebaran 2022.

“Orang tua saya sangat mendukung karena kegiatan ini suatu menjadi bekal amal ibadah suatu di dunia maupun akhirat. Jadi sangat mempercayai kegiatan anaknya yang positif ini,” tegasnya.(cr1).