164 Sekolah jadi Sasaran Akreditasi

HALALBIHALAL: Sejumlah siswa melakukan halalbihalal dengan guru sebelum kembali memulai pembelajaran tatap muka setelah libur Lebaran di SMP Negeri 2 Bekasi, Kamis (12/5). Sebanyak 164 sekolah jenjang SD dan SMP di Kota Bekasi menjadi sasaran akreditasi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebanyak 164 satuan pendidikan jenjang SD dan SMP di Kota Bekasi menjadi sasaran akreditasi. Ratusan sekolah tersebut harus segera mengusulkan perpanjangan masa akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M).


Pengawas Pembina SD Gugus 1, II, dan IV sekaligus Asesor dalam Tim Akreditasi Supyanto mengatakan, batas akhir pengajuan usulan akreditasi pekan depan.

“Dari hasil rapat koordinasi BAN-S/M Provinsi Jawa Barat, proses pengajuan usulan reakreditasi itu sampai dengan 16 Mei 2022. Jadi memang sekolah dengan status reakreditasi harus cepat mengajukan usulannya,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (12/5).


Data BAN-S/M, 1.200 sekolah di Jawa Barat harus melakukan perpanjangan akreditasi. Dari jumlah itu, 164 sekolah dengan rincian 118 SD dan 46 SMP berada di Kota Bekasi

“Di kota Bekasi ada 164 sekolah baik SD dan SMP, itu sudah masuk data sekolah reakreditasi yang harus melakukan masa perpanjangan akreditasi,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, bagi sekolah sasaran yang tidak mengajukan usulan reakreditasi, maka status akreditasi di sekolahnya saat itu tidak berlaku untuk tahun berikutnya.

“Jika sekolah sasaran dengan status reakreditasi tidak mengajukan usulan, maka secara otomatis status akreditasi nya tidak berlaku di tahun berikutnya,” katanya.

Ada beberapa berkas dalam proses pengajuan usulan reakreditasi. Diantaranya surat ajuan secara formal, SK atau izin operasional, unggah dan scan sertifikat akreditasi terakhir dan terlampir nama kepala sekolah.

“Usulan reakreditasi file maksimalnya 2 MB dengan format yang diizinkan adalah PDF,” katanya.

Setelah melakukan pengusulan reakreditasi, sekolah sasaran akan mengikuti sosialisasi terkait akreditasi yang akan dimulai pada 30 Mei sampai 2 Juni 2022.

“Di sosialisasi nanti akan diarahkan langkah-langkah atau proses akreditasinya,” tukasnya. (dew)