Creative Center Minim Pengawasan

PENUH CORETAN: Warga beraktivitas di Skatepark Gedung Creative Center di Lapangan Serbaguna, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (17/5). Belum lama diresmikan kondisinya kini penuh coretan atau vandalismen.RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi Deded Kusmayadi angkat bicara soal aksi vandalisme di area gedung Creative Center.

Pihaknya beralasan, maraknya aksi vandalsime karena minimnya jumlah pengawasan di lapangan. “Jadi kita baru punya petugas sebanyak lima orang untuk menjaga gedung yang selebar itu,” jelas Deded.


“Nah upaya dari kita kalau siang ada beberapa pegawai dari kita untuk berkantor di sana dan untuk malam kita titipkan ke penjaga keamanan disitu yang patroli lah,” sambung dia.

Area ruang kreatif Kota Bekasi itu paling tidak membutuhkan sedikitnya 15 orang petugas.“Salah satu kelemahannya itu, karena petugasnya belum maksimal, tenaganya belum maksimal,” ungkapnya.


Deded memastikan ke depannya Creative Center Bekasi akan dilakukan pembersihan dari vandalisme khususnya di area skate park.

Tak hanya itu, ia juga memastikan bakal menambah personel untuk kebersihan dan perawatan tanaman agar area itu terjaga dan bisa digunakan secara maksimal.

“Tenagaya belum maksimal, bahkan secepatnya akan kita usulkan dianggarannya biaya tambahan untuk biaya kebersihan, pembiayaan pemotongan rumput,” ucap dia.

“Kita juga ingin memaksimalkan kembali tenaga yang ada. Ya untuk memelihara lah,” tuturnya.

Diketahui, fasilitas yang dibangun dengan dukungan pendanaan dari provinsi Jawa Barat itu baru diresmikan Februari 2022 lalu. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang meresmikan rangsung sarana prasarana untuk mengembangkan kreativitas warga Bekasi ini. Namun disayangkan kondisinya kini dipenuhi coretan atau vandalism. Aksi tersebut sangat disayangkan karena dinilai merusak estetika kota dan telihat kumuh. (dil/pjk).