Cegah DBD Sendirian, Dinas Kesehatan Angkat Tangan, Minta Warga Kerjasama

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati.

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengaku angkat tangan bila pencegahan Demam Berdarah Dangue (DBD) dilakukan sendirian. Perlu keterlibatan masyarakat untuk pencegahan selain yang dilakukan dinas.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengimbau seluruh warga Kota Bekasi untuk melakukan pencegahan penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypty.

Pencegahan salah satunya adalah melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara Menguras bak mandi, bak penampungan air, Menutup rapat-rapat tempat penampungan air dan Mendaur ulang, memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan jentik nyamuk (3M).


Terkait perkembangan DBD di Kota Bekasi, Tanti menambahkan, fogging bukan untuk pencegahan tetapi untuk pengendalian nyamuk DBD karena pelaksanaan fogging harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan.

1. Bila ada kasus DBD harus melapor ke Puskesmas diperkuat dengan bukti positif DBD di lembar Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS).

2. Hasil Positif pada Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilakukan oleh petugas Puskesmas di wilayah kasus DBD ditemukan.

3. Fogging hanya boleh dilakukan oleh petugas Puskesmas yang sudah terlatih. (pay)