Kepengurusan Demokrat Bakal Dirampingkan

FOTO BERSAMA : Sejumlah pengurus  dan kader Partai Demokrat Kabupaten Bekasi, saat foto bersama. Pengurus Demokrat kabupaten Bekasi akan dirampingkan karena dianggap terlalu gemuk.ISTIMEWA/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Bekasi akan melakukan perombakan kepengurusan. Pasalnya, kepengurusan saat ini dianggap terlalu gemuk (banyak). Hal itu dilakukan setelah Romli HM terpilih kembali sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bekasi 2022-2027, dalam Musyawarah Cabang (Muscab), belum lama ini.


Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bekasi, Romli HM mengatakan, kepengurusan partai untuk periode 2022-2027 akan dirampingkan dari yang sebelumnya. Untuk sekarang kata dia, jumlah kepengurusan di tingkat DPC sebanyak 100 orang lebih. Karena memang minimal kepengurusan 75 orang. Oleh karena itu akan ada perombakan struktur kepengurusan di tingkat DPC.

“Saya si pengennya kepengurusan itu tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu ramping. Yang penting kepengurusan itu efektif, bagaimana kita mengelola secara baik organisasi partai ini,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Selasa (24/5).


Untuk menentukan pengurus yang akan dipertahankan apa tidak, dirinya menjelaskan, itu akan diputuskan oleh tim formatur yang terdiri dari Ketua DPC terpilih, BP OKK pusat, satu pengurus demisioner, dan lima ketua-ketua PAC.

“Itu yang akan memimpin pembentukan kepengurusan Demokrat periode 2022-2027. Tinggal nanti kesepakatan dari teman-teman formatur,” ucapnya.

Namun demikian, dirinya memastikan, pengurus yang loyal terhadap partai akan dipertahankan. “Buat kita yang penting pengabdian, loyalitas kepada partai, itu yang kita kedepankan, kalau mereka masih loyal, tetap kita pertahankan,” katanya.

Sebenarnya Romli mengaku, belum diputuskan sebagai ketua terpilih, karena masih ada tahapan fit and proper test dihadapan tim lima, yang terdiri dari Ketua Umum (Ketum), Sekretaris DPP, BP OKK, Ketua DPD, dan Sekretaris DPD.

Pasalnya, di dalam Muscab hanya menetapkan calon, memang kebetulan Kabupaten Bekasi calonnya satu, sehingga dinyatakan aklamasi. “Hasil fit and proper test baru diputuskan oleh tim lima. Walaupun kalau aklamasi itu otomatis 99 persen terpilih, cuma masih ada tahapan berikutnya masih. Kapan waktunya, nanti tinggal menunggu kesiapan Ketua Umum,” ungkapnya. (pra)