KPU Dorong Peran Serta DPRD Tingkatkan Partisipasi Pemilih

SIDANG PARIPURNA: Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi, mengikuti sidang paripurna, di Gedung DPRD Kota Bekasi, belum lama ini. IST/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI РMenjelang kontestasi politik di ajang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah ((Pilkada) serentak 2024 mendatang,  KPUD Kota Bekasi, selaku pihak penyelenggara menargetkan partisipasi pemilih bisa meningkat dibanding pelaksanaan di tahun 2019 lalu, dengan angka 76%.


Guna mencapai target itu, jajaran KPUD Kota Bekasi, berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan, khususnya kepada calon legislatif (caleg) dari partai politik (parpol) peserta agenda pesta demokrasi tersebut.

Anggota Komisioner KPUD Kota Bekasi divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Yunita Utama kepada Radar Bekasi mengungkapkan, bahwa peranan dari caleg parpol peserta Pemilu 2024, menjadi sangat penting untuk peningkatan partisipasi pemilih, mulai dari kegiatan sosialisasi, dan tak kalah penting kerja nyata para anggota dewan di parlemen saat ini.


“Jadi, sosialisasi caleg yang paling efektif itu adalah kerja nyata dari para anggota dewan itu sendiri, karena masyarakat dapat menilai kinerja dan manfaat dari Pemilu sebelumnya, dan masyarakat tidak akan apatis. Lalu, kemudian kerja nyata caleg untuk sosialisasi secara intens pun sangat penting, guna dapat meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu,” kata Yunita, Kamis (26/5).

Dia juga berharap, para caleg, baik yang pernah duduk di parlemen maupun baru, dapat melaksanakan kontestasi secara jujur dan baik dengan cara mengikuti aturan yang berlaku. Artinya, para caleg tidak sampai melanggar aturan, karena dari hal itu bakal mencederai pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan di negeri ini.

“Kami berharap, caleg yang berkontestasi itu tidak melanggar aturan, karena sebagai pelaksana, kami ingin menciptakan Pemilu berintegritas,” tuturnya.

Yunita mengakui, bahwa pihaknya menargetkan peningkatan partisipasi pemilih di Pemilu dan Pilkada serentak 2024 di angka 77,5%. Adapun selain mengharapkan kerja-kerja dari luar, KPUD Kota Bekasi pun sudah berupaya melakukan serangkaian sosialisasi melalui program dan kegiatan rutin, bahkan di tahun 2022 ini, ada beberapa kegiatan yang siap dijalankan demi raihan target.

“Ya, InsyaAllah di tahun 2022 ini, kami memiliki gagasan kegiatan sosialisasi yang baru, yakni Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan. Kegiatan ini nantinya melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader posyandu, tokoh pemuda dan lain-lain. Untuk pelaksanaan kegiatan ini, rencananya dimulai di triwulan kedua, tapi saat ini belum dimulai karena masih menunggu anggaran yang akan diberikan dari Pemkot Bekasi,” terang Yunita.

Sebagai informasi, Pemilu serentak 2019 di Kota Bekasi lalu, tingkat partisipasi pemilih berada di angka 76%. Dan angka ini melebihi  jumlah partisipasi dari pelaksanaan Pilkada tahun 2018, sebanyak 3%, di mana ketika itu partisipasi pemilihnya hanya sebesar 73%. (mhf)