RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) modus leasing yang dialami oleh warga Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Pihak kepolisian tengah mencari petunjuk dari rekaman kamera pengintai di sekolah lokasi kejadian Jalan Raya Kalimalang, Kelurahan Jakasampurna, Kota Bekasi.
“Utamanya kita minta bantuan CCTV juga, CCTV itu menentukan juga untuk memberikan keyakinan yang menjadi sasaran kita,” kata Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Salahuddin.
Salahuddin menduga beberapa diantara enam kelompok pelaku Curanmor tersebut pernah bekerja sebagai kolektor di perusahaan pembiayaan. Pihaknya belum bisa menjelaskan lebih dalam perihal ini.
Namun, ia meyakinkan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan kasus Curanmor modus baru ini. “Dalam waktu dekat ini, nanti saya kabarkan,” tambahnya.
Sebelumnya, Eko Yulianto (31) harus kehilangan sepeda motornya pada Jumat (27/5) di Jalan Raya Kalimalang, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Di tengah jalan, Eko dipepet oleh rombongan pelaku.
Diketahui pelaku berboncengan menggunakan tiga unit kendaraan roda dua.
“Saya tanya kenapa bang ?, Katanya motornya nunggak, lah nunggak gimana orang bulan kemarin saya bayar kok, ini ada buktinya,” kata Eko, Kamis (2/6).
Saat korban mengajak pelaku untuk membuktikan pembayaran motornya, pelaku menolak dan memaksa tetap menarik kendaraan yang dibeli setahun yang lalu. Pada peristiwa tersebut, pelaku juga memberikan korban surat penarikan kendaraan, lengkap dengan nama pemilik kendaraan, adik korban.
Usai berdebat dengan pelaku, rombongan pelaku memegangi tangan korban dan merampas kunci motor di saku korban. Tidak ada satupun pelaku yang menggunakan senjata tajam dalam aksinya.
Keesokan harinya, korban mendatangi perusahaan pembiayaan. Hasilnya, surat penarikan kendaraan yang diberikan kepada korban palsu. “Kan kata dia (perusahaan pembiayaan), saya berani (menarik kendaraan) kalau sudah enam bulan lebih, baru kita berani turun ke lapangan, dia bilang gitu orang bank nya,” paparnya. (sur).











