PDAM TB Susun Rencana Bisnis 2023-2027

KANTOR CABANG: Warga keluar dari Kantor Cabang PDAM TB, yang berada di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (8/6). RAIZA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi (PDAM TB) Bekasi, mulai menyusun rencana bisnis periode lima tahun mendatang (2023-2027), yang dibahas oleh direksi, kepala kantor cabang dan cabang pembantu, serta didampingi Water.org.

“Selama ini, pembuatan rencana bisnis dengan bantuan konsultan mulai diterapkan oleh tim internal PDAM TB, dengan pendampingan Water.org,” kata Direktur Utama PDAM TB, Usep Rahman Salim.


Sekadar diketahui, Water.org adalah sebuah organisasi bantuan pembangunan nirlaba asal Amerika Serikat (AS) yang merupakan hasil merger dengan H2O Africa Foundation. Organisasi ini, khusus bergerak di sektor air minum dan sanitasi.

Usep menjelaskan, rencana bisnis lima tahun ini merupakan pedoman kegiatan dan strategi usaha perusahaan secara berkesinambungan.


Dan perencanaan bisnis tersebut, juga sebagai alat pengendali kegiatan usaha sekaligus dasar perjanjian kontrak kinerja direksi.

Perencanaan bisnis ini, berisi sejumlah agenda rencana investasi dalam mengoptimalkan, merehabilitasi, serta mengembangkan sistem sumber, pengolahan dan pelayanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) secara khusus, terukur, dapat dicapai realistik, dan berorientasi waktu.

“Dalam penyusunan rencana bisnis ini, dibahas juga mengenai advisory akses pembiayaan non-Pemerintah Kabupaten Bekasi,” terang Usep.

Ia berharap, penyusunan rencana bisnis ini, bisa dijadikan sebagai rencana perusahaan dalam mengembangkan usaha dengan baik, yang berorientasi akhir pada peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat atau pelanggan.

Sementara Direktur Usaha PDAM TB, Maman Sudarman menambahkan, kegiatan ini sebagai lanjutan rencana bisnis perusahaan 2018-2023, yang kini telah memasuki tahun ke empat. Hasil pembahasan nantinya, dituangkan ke Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahunan, sebagai tahapan pelaksanaan.

Pada RKAP tahun 2022 ini, sejumlah program telah direncanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggan, melalui PDAM TB ‘SUPER’ yang bermakna Sukses, Unggul, Prima, dan Realistis.

“Sukses itu, tujuan perusahaan seiring program pemerintah dan upaya pemulihan ekonomi. Unggul maksudnya, SDM harus mampu memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Prima, mengutamakan pelayanan kepada pelanggan dengan ramah, sigap, dan tanggap. Realistis, adalah menerapkan solusi tepat sesuai kebutuhan,” ujar Maman.

Dijelaskan Maman, dasar penyusunan rencana bisnis 2023-2027, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 118 tahun 2018 tentang Rencana Bisnis, RKAP, pelaksanaan dan pelaporan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk air minum.

“Target kami, dalam pelaksanaan rencana bisnis 2018-2023, pada akhirnya cakupan pelayanan air bersih, setidaknya 60 persen dari sekitar lima juta jiwa lebih penduduk Kota dan Kabupaten Bekasi,” tutup Maman. (and/adv)