Tambah Wahana Situ Rawagede

BUDIDAYA IKAN: Saung Keramba Preto menjadi wahana baru di Situ Rawagede, Bojongmenteng, Rawalumbu, yang sudah bisa dimanfaatkan pengunjung sejak empat bulan lalu. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Objek wisata Situ Rawagede Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu kini menghadirkan wahana baru untuk memanjakan pengunjung.

Luas objek wisata bertambah, dengan hadirnya Zona II yang memiliki wahana baru berupa Saung Keramba Preto. Lokasinya tidak jauh dari Zona 1. Berbeda pengelola, Saung Keramba Preto dikelola mandiri oleh Sdr. H. Ujat bersama para warga sekitar.


Saung Keramba Preto menawarkan sensasi sejuknya area Situ Rawa Gede yang juga menghadirkan fasilitas permainan air seperti perahu kayuh, lalu beberapa spot foto dengan view menarik, serta kios-kios yang menjajakan kuliner di sekitar areanya.

Mengapa dinamai Saung Keramba Preto, sesuai namanya disana ada keramba atau kolam budidaya ikan hias membentang di sepanjang jembatan yang menghubungkan pintu masuk dengan area pusat saung.


“Kenapa ada nama keramba-nya, karena memang ada kolam-kolam ikan tempat kami membudidayakan ikan hias, jadi uniknya orang-orang bisa lihat ada kolam di tengah-tengah danau, lalu dibuatlah saung-saung teduh dimana ada banyak pedagang kuliner, jadi yang datang ke sini bisa bersantai istirahat sejenak sambil icip-icip makanannya,” ujar H. Ujat.

Pembangunan Saung Keramba Preto, sudah beroperasi selama kurang lebih empat bulan, dan terwujud dari impiannya untuk menghadirkan sebuah tempat di sekitar danau yang sejuk serta dapat mempercantik pemandangan sekitar. Sehingga dapat menjadi sebuah tempat wisata murah-meriah bagi warga sekitar.

“Alhamdulillah Saung Keramba Preto ini sudah berjalan dari empat bulan yang lalu dan memang cita-cita saya untuk membangun suatu tempat berkumpul bagi warga walaupun hanya untuk sekedar ngadem sambil menikmati makanan, atau melihat-lihat pemandangan sekitar Situ Rawa Gede, yang penting dengan aktivitas yang sesederhana itu, warga sudah bisa melepas penat dari kesibukan pekerjaan atau hal-hal lainnya,” tambahnya.

Menurut H. Ujat, pembangunan Saung Keramba Preto masih sekitar 18 persen, karena rencana-rencana untuk memperluas area tersebut dengan berbagai macam jenis hiburan wisata lainnya pun sudah dipikirkan olehnya.

“Memang sampai saat ini warga sudah banyak yang datang ke sini, tapi menurut saya, ini baru 18 persen pembangunannya, karena rencananya saya akan menambah saung-saung jadinya membuka kesempatan lebih besar untuk yang berminat dagang di sini, dan yang terpenting saya merencanakan pembangunan Musala Apung di atas danau yang nantinya akan menjadi pertama dan satu-satunya musala di atas air yang ada di Kota Bekasi,” ungkap H. Ujat

Disparbud Kota Bekasi menyambut baik ide pembangunan Saung Keramba Preto yang benar-benar diwujudkan secara mandiri dari ide-ide kreatif warga sekitar.

“Kami sangat menyambut baik dan mendukung usaha-usaha atau ide-ide pembangunan ikon pariwisata Kota Bekasi dari warga salah satunya seperti H. Ujat ini. Apalagi Saung Keramba Preto ini dapat menjadi sangat potensial, karena memang tempat yang ditawarkan pun pemandangannya indah, bersih, dan nyaman,” ujar Deded Kusmayadi, Plt Kepala Disparbud.

Tambah Deded, Saung Keramba Preto ini adalah Zona II dari area Situ Rawagede yang menurutnya mampu menjadikan wilayah sekitar sebagai pusat objek wisata Kota Bekasi karena areanya yang semakin luas didukung beragam hiburan. ”Yang ditawarkan pun akan semakin banyak, selain pemanfaatan saung-saung lesehan yang sejuk di pusat kota,” tambahnya.

Pihaknya meminta terpenting pengelola bisa menjaga keamanan dan ketertiban, kebersihan dan kenyamanan lingkungan. ”Sehingga warga yang datang pun betah bahkan bisa jadi akan ketagihan untuk datang ke sini lagi dan lagi dan tetap taat protokol kesehatan agar saling menjaga kesehatan satu sama lain,” sambungnya.

Diketahui, objek wisata Situ Rawagede juga dikelola oleh pengurus dan anggota Kelompok Pemuda Peduli Lingkungan (KPPL) yang merupakan pemuda-pemudi berdomisili di sekitar Situ Rawagede, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu.

Objek wisata itu seringkali dipromosikan dan sudah banyak dikenal khalayak luas, bahkan tahun lalu sudah sempat dihelat event Festival Situ Rawagede yang mampu meraih kunjungan banyak orang dan menjadi salah satu agenda Jabar’s Calendar Event. (one/hms)