Penumpang KRL Mulai Beradaptasi

ILUSTRASI: Sejumlah penumpang memadati di area peron Stasiun Bekasi, belum lama ini. KAI menambah empat perjalanan sore hari Manggarai- Bekasi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Penumpang Commuter Line (KRL) sudah mulai beradaptasi setelah dua pekan perubahan pola operasi KRL berjalan dua pekan. Mereka adalah warga Bekasi yang setiap hari beraktivitas di Jakarta, sempat kebingungan lantaran harus transit di Stasiun Manggarai dan mengatur keberangkatan lebih pagi dari biasanya.

Salah satu penumpang KRL dari Bekasi, Salsabila (23) mengaku ia sudah mulai beradaptasi dengan perubahan pola operasi. Adaptasi dilakukan mulai dari penyesuaian saat turun dari KRL di Stasiun Manggarai. Ia mengaku sempat kebingungan saat turun di peron delapan, sedangkan biasanya turun di peron tiga.


“Sudah terbiasa. (sebelumnya) bingung karena biasanya saya turun di peron tiga, tiba-tiba (setelah perubahan pola operasi) di peron delapan,” katanya.

Sejumlah penumpang beberapa waktu lalu mengaku harus mensiasati mulai dari waktu keberangkatan mereka dari rumah menuju tempat kerja. Hari ketiga perubahan pola operasi KRL beberapa waktu lalu bertepatan dengan hari Senin, berangkat lebih pagi dari biasanya dipilih untuk menghindari keterlambatan karena belum beradaptasi.


Hingga dua pekan pasca perubahan pola operasi, KAI Commuter masih melakukan evaluasi. Tren pengguna KRL pada hari kerja di Stasiun Manggarai mencapai 5,6 juta penumpang, sementara pada akhir pekan tren penumpang mencapai 2,3 juta sejak dua pekan yang lalu, Sabtu (28/5).

Evaluasi peningkatan pelayanan yang dilakukan diantaranya optimalisasi peron delapan yang digunakan untuk penumpang tujuan Bekasi atau Cikarang dan pemisahan flow transit yang akan menuju jalur delapan. Sebanyak 1.054 perjalanan KRL dilakukan per hari, serta penambahan KRL feeder pada jam sibuk.

“Perjalanan KRL feeder tambahan Manggarai – Bekasi PP pada jam sore hari sebanyak empat perjalanan,” kata Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba.

Dalam waktu dekat, rencananya KAI Commuter akan mengoperasikan stasiun Matraman bersama dengan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT KIA Daop 1. Pengoperasian stasiun yang berada di antara Stasiun Manggarai dan Jatinegara ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif naik dan turun selain di dua stasiun tersebut, serta para pengguna yang berada di sekitarnya.

“Telah dilakukan uji coba perjalanan KRL, uji coba sistem persinyalan, serta uji coba sarana prasarana operasional perjalanan kereta api lainnya oleh KAI Commuter dan PT KAI Daop 1 Jakarta,” tambahnya. (sur)