Pemkab Percepat Penyerapan APBD

JALAN DESA: Sejumlah truk sampah mengantri di jalan desa, menuju Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Senin (20/6). ARIESANT/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berupaya untuk mempercepat penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022.


Adapun targetnya, memasuki bulan Agustus mendatang, serapan APBD sudah bisa mencapai 60 persen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi menjelaskan, penyerapan APBD merupakan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sebagaimana  yang disampaikan Sekjen dan Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri tersebut, mendorong agar seluruh kabupaten/kota, dapat melakukan percepatan realisasi APBD Tahun 2022.


Selanjutnya, Dedy memberikan arahan kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang alokasi anggarannya besar, untuk mempercepat proses realisasinya.

“Bagi OPD yang alokasi anggarannya besar, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan dinas teknis lainnya yang terkait dengan pembangunan infrastruktur, agar dalam pengadaan barang dan jasa maupun lelang, tahapannya bisa dilakukan di bulan Juli atau Agustus setelah ditetapkan kesepakatan anggaran. Jadi, proses lelang bisa dilakukan di tahun sebelumnya, dan Januari sudah bisa dilakukan pelaksanaan kegiatannya,” harap Dedy.

Menurutnya, Pemkab Bekasi sudah berupaya melakukan percepatan dengan analisa dan evaluasi (anev) serta monitoring evaluasi (monev) secara rutin, untuk mengetahui progres realisasi dari setiap instansi.

“Itu setiap seminggu sekali setiap hari Selasa kami lakukan. Evaluasi apa yang menjadi hambatan dan kendala,” tutur Dedy.

Memasuki semester pertama di bulan Juni 2022 ini, lanjut Dedy, realisasi anggaran merupakan hal penting untuk proses pemulihan ekonomi masyarakat.

“Kedepannya, harus dilakukan percepatan, karena ini multiplier effect. Jika di awal tahun sudah melaksanakan kegiatan, ini akan menumbuhkan percepatan ekonomi di masyarakat,” ucap Dedy.

Ia juga menegaskan, sesuai arahan dari Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Pemkab Bekasi menargetkan akhir Juli atau awal Agustus, prosentase realisasi penyerapan APBD sudah mencapai 60 persen.

“Tapi ini tidak hanya untuk belanja anggaran saja, melainkan juga akan menggenjot realisasi pendapatan,” terang Dedy. (and)