Dinkes Lanjutkan Investigasi Penolakan Pasien

RS Helsa Jatirahayu

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Investigasi dugaan penolakan pasien oleh Rumah Sakit (RS) Helsa Jatirahayu berlanjut. Dalam waktu dekat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi akan mengundang keluarga pasien.

Investigasi secara langsung di RS telah dilakukan awal pekan kemarin setelah sebelumnya Dinkes juga telah memanggil jajaran manajemen RS.


Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kota Bekasi, Fikri Firdaus menyampaikan bahwa pihaknya telah mendatangi langsung RS Helsa Jatirahayu. Kedatangan Dinkes ini merupakan rangkaian investigasi dugaan penolakan pasien yang dilaporkan oleh masyarakat beberapa waktu lalu.

“Kita sudah ke RS dan besok mengundang pihak keluarga, harus mendengarkan kedua belah pihak,” katanya.


Radar Bekasi sudah mencoba untuk menghubungi Direktur RS Helsa Jatirahayu, Miranda untuk mengkonfirmasi proses yang sudah dilalui oleh RS terkait dengan kasus ini. Namun, hingga berita ini ditulis tidak ada jawaban apapun yang diterima oleh Radar Bekasi.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Heri Purnomo menyampaikan bahwa pihaknya akan menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terkait dengan pelayanan kesehatan kepada warga Kota Bekasi.

Ia berharap Dinkes Kota Bekasi dapat menindaklanjuti aduan masyarakat terutama keluarga pasien secara profesional.

“Harus objektif Dinkes dalam melakukan investigasi, kalau perlu juga memanggil keluarga korban yang dirugikan dalam pelayanan di RS tersebut,” katanya beberapa waktu lalu.

Diketahui, RS Helsa diduga menolak pasien hingga akhirnya keluarga harus menerima kenyataan pasien telah meninggal dunia di RS kedua dimana keluarga membawa pasien untuk mendapatkan pertolongan medis. Pada pertemuan antara keluarga, masyarakat, kelurahan, kecamatan, dan RS beberapa waktu lalu, muncul kekecewaan dari warga lain yang hadir terhadap pelayanan di RS Helsa. (sur).