Terima Enam Siswa Baru

BELAJAR: Sejumlah siswa SMPLB Disabilitas Kota Bekasi mengikuti pembelajaran tatap muka di kelas, Rabu (27/7). DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekolah Disabilitas Terpadu SDLB dan SMPLB di Jalan Veteran Dalam Kelurahan Margajaya Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi pada tahun ajaran 2022/2023 menerima enam siswa baru. Capaian tersebut diklaim lumayan.


Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pendidikan Kota Bekasi, enam siswa baru terdiri dari empat siswa SDLB dan 2 siswa SMPLB.

“Ini merupakan angka penerimaan siswa yang cukup lumayan bagi sekolah disabilitas. Jadi alhamdulillah tahun ajaran baru ini kami diberikan amanah tambahan oleh orangtua,” ungkap Koordinator Sekolah Disabilitas SDLB dan SMPLB Kota Bekasi Roro Siti Suryarsi kepada Radar Bekasi, Rabu (27/7).


Kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh sekolah ini sudah dilakukan secara normal tatap muka. Adapun jam belajar mulai pukul 07.30 – 12.00 WIB.

“Siswa hadir untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di dalam kelas,” ucapnya.

Saat ini, sekolah Disabilitas SDLB dan SMPLB Kota Bekasi baru menerima peserta didik berkebutuhan khusus dari dua ketunaan. Yaitu Tunanetra dan Tunadaksa dengan jumlah keseluruhan siswa sebanyak 26 orang.

“Saat ini sayangnya kami hanya menerima dua ketunaan, padahal animo masyarakat Kota Bekasi itu cukup tinggi. Jadi ini harus menjadi perhatian bagi pemerintah, agar lebih banyak melayani siswa dengan ketunaan lainnya,” jelasnya.

Dari hasil penerimaan siswa baru di dua tahun terakhir ini, Roro mengatakan, persentasenya cukup stabil. Ia memastikan tidak ada penurunan yang signifikan.

“Penerimaan siswa baru di sekolah kami stabil, gak ada penurunan. Justru animo masyarakatnya cukup besar sekali untuk menyekolahkan anaknya di sekolah disabilitas ini,” tuturnya.

Selain itu, dikatakannya, belum adanya status yang jelas di sekolah Disabilitas Kota Bekasi saat ini membuat ruang gerak sekolah cukup terbatas.

“Saat ini kami masih menunggu status yang jelas dari sekolah Disabilitas, agar kami bisa bergerak lebih luas untuk bisa membangun siswa yang lebih berkualitas,” tuturnya.

Lanjut dia, saat ini yang perlu diketahui oleh pemerintah ialah banyaknya siswa Disabilitas SDLB dan SMPLB Kota Bekasi yang dapat meraih prestasi sesuai dengan kemampuannya.

“Beberapa siswa kami memiliki keahlian yang menghasilkan prestasi, baik di tingkat kesenian maupun publik speakingnya. Kami saat ini memiliki beberapa prestasi di tingkat kota, provinsi, maupun nasional,” ucapnya.

Terpisah, salah satu orangtua siswa Sekolah Disabilitas Daniel mengungkapkan, rasa syukurnya atas pembangunan sekolah Disabilitas Kota Bekasi. Sehingga anaknya dapat menerima pendidikan yang cukup layak.

“Kami sangat berterimakasih karena pemerintah telah membangun sekolah Disabilitas ini, sebab anak saya bisa mengembangkan kemampuannya dan bisa berprestasi di sekolah Disabilitas ini,” tukasnya. (dew)