PKB ‘Intip’ Aktivitas PKS

BERDEKATAN – Kantor DPC PKB Kabupaten Bekasi dan DPD PKS kabupaten Bekasi di di Jalan Kyai H. Noer Ali, Ruko Sentra Niaga Kalimas, Kecamatan Tambun Selatan. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bekasi mulai melakukan pendekatan kepada DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pendekatan tersebut terlihat dari keputusan PKB memilih pindah kantor sekretariat yang lokasi berdampingan dengan partai berlambang bulan sabit kembar ini.


Dimana, kantor sekretariat partai berada di Jalan Kyai H. Noer Ali, Ruko Sentra Niaga Kalimas, Kecamatan Tambun Selatan. Dengan kedekatan kedua kantor sekretariat partai ini, diharapkan bisa menjadi motivasi untuk para kader maupun pengurus PKB di Kabupaten Bekasi, karena memang PKS menjadi partai nomor dua pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, dengan sepuluh kursi.

“Partai itu saling ‘intip’ itu biasa, apa yang menjadi kelebihan-kelebihan PKS tentunya menjadi motivasi, gitu saja sebenarnya,” ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Abdul Kholik, kepada Radar Bekasi, belum lama ini.


Menurut pria yang pernah mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) pada Pilkada 2017 ini mengungkapkan, kedekatan dirinya dengan Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa, sudah terjalin dari Pilkada 2007 silam. Pada saat itu, PKS mengusung calon Sa’aduddin-Darip (Sadar). Kemudian dirinya berada di relawan yang mendukung kedua calon tersebut.

“Saat itu saya berada pada gerbong relawan yang mengusung Sadar, sebelum di PKB. Kalau dibilang ada kedekatan secara personal, antara ketua PKS dan PKB, memang sudah dari tahun 2007,” ucapnya.

Sebagai ketua partai dirinya menegaskan, dekat dengan semua partai politik, karena perjuangannya sama untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Bekasi. Perihal sejarah antara PKB dan PKS sudah pernah bersama saat Pilkada 2012. Dimana, partai yang dipimpinnya menjadi bagian koalisi. Sementara untuk Pilkada 2017, partainya tidak menjalin koalisi dengan PKS.

“Kan baru Pilkada 2017 saja PKB maju sendiri, sebelumnya saat Sa’aduddin-Jamal, PKB ada di koalisi PKS. Kita punya riwayat berkoalisi. Saya lihat semua cair, tidak ada perbedaan secara ideologi di PKS,” tuturnya.

Menyikapi itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa menuturkan, komunikasi dirinya dengan para pimpinan PKB baik-baik saja. Terlebih untuk sekarang kantor sekretariat berdekatan. “Insya Allah lancar-lancar saja selama ini, apalagi sekarang kantornya berdekatan, hanya terhalang beberapa ruko saja. Saya kenal baik dengan ketua maupun sekretaris PKB,” ungkapnya.

Mengenai sejarah koalisi antara PKS dan PKB di Pilkada Bekasi, pria yang akrab disapa Budi MM ini mengungkapkan, belum pernah ada koalisi bersama. “Seinget saya sejarah yang langsung belum ada koalisi, harapan kita si ada. Buat kita intinya berkolaborasi dengan siapa pun selama itu bicara tentang kemaslahatan buat masyarakat, dengan siapa pun kita siap,” ucapnya. (pra)