Polisi Buru Pelaku Begal Pedagang Bubur

GEROBAK BUBUR: Petugas Polsek Cikarang Barat, membawa gerobak pedagang bubur yang menjadi korban begal menggunakan mobil ke Polsek Cikarang Barat. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Polisi Sektor (Polsek) Cikarang Barat, masih memburu pelaku pembegalan seorang pedagang bubur ayam bernama Saidih (24) yang berasal dari Kampung Baru, Desa Sukarahayu, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi. Peristiwa itu terjadi, pada saat korban melintas di Jalan Raya Soekarno-Hatta, Kampung Keranji, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Senin (8/8).

Akibat kejadian tersebut, sepeda motor korban yang biasa digunakan untuk berjualan, dibawa kabur oleh para pelaku, sementara gerobak bubur-nya dibuang di sekitar lokasi kejadian.


Radar Bekasi yang berkesempatan berbincang langsung dengan korban begal, Saidih mengaku, dirinya sempat tiga kali disabetkan senjata tajam (sajam) oleh satu dari empat orang pelaku yang memepet dirinya saat melintas, di Jalan Soekarno Hatta, Kertamukti.

“Awalnya saya dipepet, lalu ditendang. Setelah itu saya dibacok tiga kali, tapi berhasil ngelak, kemudian saya langsung kabur karena takut,” ucapnya saat dimintai keterangan.


Menurutnya, pelaku berjumlah empat orang dengan wajah ditutupi masker, berboncengan dua sepeda motor, dan membawa dua bilah celurit.

“Saya sempat lari ke tempat cucian kendaraan sambil teriak minta tolong, tapi nggak ada yang mau membantu. Ketika sepeda motor saya sudah dibawa kabur, ada warga yang nyamperin untuk bantuin,” tuturnya.

Sementara itu, keluarga korban, Kalim (40) menyatakan, kejadian yang menimpa anggota keluarganya itu bukan kali pertama. Sebelumnya, tidak jauh dari lokasi yang menimpa Saidi, juga pernah terjadi pembegalan terhadap tukang bubur lain.

“Ini bukan yang pertama, ada sekitar kurang lebih dua minggu lalu pernah juga ada kejadian, korban sampai dibacok,” beber Kalim.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Cikarang Barat, Komisaris Polisi (Kompol) Sutrisno menjelaskan, bahwa pihaknya sedang memburu komplotan begal tersebut.

“Petugas sudah ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari informasi kronologis kejadian itu,” terang Sutrisno, saat dihubungi, Selasa (9/8/).

Lanjut Sutrisno, bahwa polisi sudah meminta keterangan para saksi dan memeriksa rekaman CCTV yang ada di lokasi.

“Kami juga sudah mengarahkan korban untuk membuat laporan ke polisi,” terang Sutrisno. (pra)