Intan Ajak Milenial Bekasi Berwirausaha

BERI MATERI : Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PAN Intan Fauzi, saat memberikan materi kewirausahaan kepada sejumlah Pemuda di Kota Bekasi. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PAN Intan Fauzi mengajak generasi milenial dan gen-Z di Kota  Bekasi untuk mengambil peluang usaha digital. Hal itu disampaikan di acara Pemasyarakatan Konsultasi Bisnis Bagi Wirausaha bersama Kementerian Koperasi dan UKM RI, kemarin.


“Peluang usaha dan juga berbagai program bantuan usaha dari sejumlah Kementerian dan Lembaga banyak tersedia, sehingga harus bisa diakses para generasi muda. Dari situ, berbagai kendala UMKM dan “start up” antara lain modal usaha, pelatihan dan pembinaan, perizinan serta pemasaran bakal diberikan solusinya,” ungkap politisi asal PAN ini.

Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat VI yang meliputi Kota Depok dan Bekasi itu menyebut, berbagai program dan anggaran telah didorong untuk menciptakan wirausaha baru dan pendampingan untuk UMKM bisa naik kelas. Misalnya, pinjaman modal dapat diakses melalui dana bergulir; Kredit Usaha Rakyat di berbagai Perbankan terutama Bank Himbara.


“Selain itu, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kemenkop UKM dengan bunga kredit rendah, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT bagi UMKM yang sudah berjalan sebesar Rp600.000,” Paparnya.

Lebih lanjut, pelatihan wirausaha juga saat ini bisa diakses dari berbagai program juga, baik yang ada di KemenKop UKM maupun juga di berbagai program BUMN. bahkan untuk Kota Bekasi saat ini sudah tersedia Rumah kreatif BUMN dibawah naungan Bank BNI sebagai pemberdayaan terhadap pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) yang berada di Kota Bekasi.

“Intinya, guna memfasilitasi para UMKM atau pemula untuk berproduksi dan lain-lain, juga Rumah BUMN di kota lain seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ketum Perempuan Amanat Nasional ini pun menyatakan, terkait pemasaran saat ini juga dapat dilakukan lebih murah, efisien dan menjangkau pangsa pasar yang sangat luas melalui usaha pemasaran produk atau jasa. Yakni, dengan memanfaatkan media digital dan jaringan internet, cukup smartphone sebagai alat kerja. Berbagai pelatihan tersedia bekerjasama dengan mitra Komisi VI DPR-RI.

barang-barang Indonesia ke negara tujuan dagang tsb tanpa adanya pajak, alias nol persen.

“Intinya, harapan saya para milenial,  harus punya keinginan untuk memulai, dengan doa dan konsisten menjalankan usaha. Begitu banyak program peluang usaha, sehingga tidak ada alasan tidak ada lapangan pekerjaan, tidak memiliki keahlian, tidak punya lahan dan tempat, dan sebagainya,” ujar Intan Fauzi. (mhf)