Kubah Masjid Islamic Center Jakarta Utara terbakar, Salat Jumat Pindah ke Convention Hall

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Pasca-terbakarnya Kubah Masjid Jakarta Islamic Center (JIC), Jakarta Utara, Rabu (19/10) lalu, tempat ibadah umat muslim dipindahkan ke Convention Hall JIC. Termasuk ibadah salat Jumat yang dilakukan hari ini, Jumat (21/10). Hal tersebut dikarenakan ruangan utama masjid tersebut masih belum dirapikan.

“Kegiatan salat berjamaah sementara waktu dipindah ke Convention Hall JIC,” kata Kepala Sekretariat JIC Zulkifli Said dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (21/10).


Selain pemindahan lokasi tempat salat, Zulkifli menegaskan bahwa semua kegiatan lainnya di JIC tetap berjalan dan tidak terganggu sama sekali. Kegiatan salat berjamaah di lokasi tersebut pun sudah dilaksanakan sejak, Kamis (20/10) kemarin.

“Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat tetap dapat dilaksanakan seperti biasa. Hanya lokasi salat yang dipindah ke Convention hall,” jelasnya.


Zulkifli menuturkan bahwa kapasitas ruang Convention Hall JIC diperkirakan mampu menampung jamaah hingga 1.500 orang. Oleh karena itu, pihaknya mengajak agar warga yang memang biasa dan mau salat Jumat atau salat wajib lainnya tetap dapat dilakukan di JIC.

“Kegiatan keumatan lainnya dan kegiatan sosial tetap berjalan biasa tak terdampak,” tandasnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada kubah JIC. Menurut Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Utara AKBP Slamet Wibisono Yanto, kejadian tersebut terjadi lantaran percikan api akibat dari renovasi yang tengah dilakukan pada kubah masjid tersebut.

“4 orang saksi sebagai pekerja dari PT. Dwi Agung Sentosa Pratama sedang melakukan renovasi atap kubah Masjid Islamic Center,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/10).

Slamet menceritakan, renovasi tersebut menggunakan bahan triplex yang pada saat ingin memasang triplex atap Kubah Masjid, para saksi mengaku melelehkan membran (aspal gulung) untuk menempelkan bahan tersebut menggunakan alat bakar.

“Diduga percikan dari alat bakar mengenai glasbul sampai timbulnya api,” jelasnya.

Setelah api muncul, saksi sempat berupaya berupaya memadamkan api dengan menggunakan apar, namun api semakin membesar dan akhirnya kubah Masjid Islamic keseluruhan terbakar.

“Kemudian datang 9 Unit Damkar yang dipimpin oleh Bapak Eko Budiyanto melakukan penanganan kebakaran,” ucapnya. (jpc)