DBD Intai Warga Setu, Pj Kepala Desa Cibening Bilang Begini

Seorang warga melakukan fogging di salah satu lingkungan, di Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, untuk mengantisipasi DBD.

RADARBEKASI.ID, SETU – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mengintai warga Desa Cibening, Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. Menyusul musim hujan tahun ini sudah mulai datang.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Cibening, Abdul Rachmat, meminta warga mengantisipasi merebaknya DBD pada musim hujan ini. Sehingga perlu melakukan kewaspadaan dini di lingkungan dan rumah masing-masing.


Penyakit DBD erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan, khususnya pada saat musim penghujan. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk yang membawa virus dan menetap pada genangan air bersih dan kotor. Sehingga perlu dilakukan fogging.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk melakukan kerja bakti menghadapi musim penghujan. Terutama soal banjir dan kesehatan, termasuk DBD,” saran Abdul, Minggu (13/11/2022).


BACA JUGA: Cegah DBD Sendirian, Dinas Kesehatan Angkat Tangan, Minta Warga Kerjasama

Kata dia, Pemerintah Desa Cibening, Kecamatan Setu, sudah memberikan arahan kepada Ketua RT/RW untuk melakukan aksi bersih-bersih, dengan program Jumat Pagi Bersih Lingkungan (Jumling Berlin).

“Jumling Berlin itu dilaksanakan di seluruh wilayah Desa Cibening, dan kami sudah melakukan dibeberapa dusun, yakni dusun tiga dan dusun satu. Itu sebagai langkah upaya pencegahan DBD,” terang Abdul.

Diakuinya, hingga saat ini belum ada laporan adanya warga Cibening yang terserang DBD, oleh sebab itu pencegahan perlu diperkuat.

“Sampai saat ini, dari pihak puskesmas belum memberikan laporan ada warga kami yang terkena DBD. Oleh karenanya, kami selalu berkoordinasi dengan pihak puskesmas,” ucapnya.

Sebagai upaya pencegahan DBD, Abdul juga meminta warga untuk menguras, membersihkan, dan menutup rapat tempat penampungan air.

“Ketua RT/RW selalu kami himbau pada saat saat rapat dan kegiatan apel pagi, termasuk ketika turun ke lapangan dalam program Jumling Berlin itu, untuk melakukan kerja bakti dan monitoring ke masyarakat, dan mengambil langkah-langkah antisipasi menghadapi musim penghujan,” tandas Abdul. (and)