KONI Belum Bahas Rencana Musorkot

Illustrasi Atlet Kabupaten Bekasi, Lana Nathania Fatima, berhasil meraih medali emas perdana dari cabor Menembak nomor ISSF 10 meter AR Women dalam Porprov XIV Jawa Barat 2022 yang berlangsung di Lapangan Tembak Koni Jabar Cimahi Tengah, Rabu (9/11). ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI –¬†Hajat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV 2022 baru saja selesai dihelat 19 November 2022 lalu. Sesuai data KONI Jawa Barat, Kota Bekasi berada di peringkat empat dengan perolehan 77 medali emas, 85 perak dan 116 perunggu.

Kota Bekasi juga menjanjikan bonus besar hingga Rp 200 juta bagi peraih medali emas. Namun, belum selesai laporan dan realisasi bonus Porprov, dalam waktu dekat Jabatan Ketua Umum KONI Kota Bekasi, Abdul Rosyad Irwan segera berakhir yang dikabarkan selesai 19 Januari 2023.


Menyikapi persoalan itu, KONI Kota Bekasi memastikan akan merampungkan terlebih dahulu laporan pasca gelaran Porprov sebelum membahas Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang akan menentukan kepemimpinan KONI selanjutnya.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kota Bekasi, Bujang ketika dikonfirmasi Radar Bekasi Rabu (23/11). Ia menegaskan, untuk saat ini yang menjadi fokus adalah penyelesaian laporan Porprov XIV Jawa Barat 2022.


“Kita sampai saat ini masih belum terpikir ke sana (Musorkot), karena kita masih fokus untuk laporan dari Porprov dulu. Jadi, persiapan untuk yang itu buat sekarang ini belum ada, satu-satu aja dulu selesaikan baru kesana,” kata Bujang, Rabu (23/11).

Bujang menjelaskan, kegiatan Musorkot itu biasanya digelar pada bulan Februari, dan sebelum itu nantinya akan dibentuk dahulu tim penjaringan atau panitia Musorkot yang ditugaskan untuk membuka pendaftaran dari calon Ketua Umum untuk dipilih oleh seluruh Ketua Pengcab selaku pemegang hak suara.

“Jadi, kalau untuk memilih Ketua KONI itu tak seperti memilih Wali Kota, tapi kita memiliki mekanisme yang sudah diatur sesuai AD/ART KONI Pusat. Dan paling itu nanti kita siapkan akhir Januari 2023 lah, yang penting laporan ini dulu (Porprov) kita selesaikan barulah kita kesana,” paparnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (FORKI) Kota Bekasi Zulkarnain Alregar mengatakan, jabatan Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan memang bakal berakhir pada Januari 2023, dan sudah menjabat dua periode.

Namun, dirinya menyebut ada syarat lain pimpinan sebelumnya kembali menjabat untuk tiga periode, yaitu jika Plt Wali Kota yang meminta untuk kembali menjabat, tapi tentunya harus disetujui oleh seluruh Ketua Pengcab selaku pemilik hak suara.

“Jadi, kalau memang Plt Wali Kota meminta saya kira Bang Yan (Ketua KONI) ini bisa lah menjabat tiga periode. Asalkan, semua Pengcab yang ada setuju. Cuma ini memang tak ada di AD/ART KONI Pusat, tapi kalau tidak ada yang layak lagi nggak apa-apa juga kita tabrak aja aturan itu” ujarnya.

Dia menegaskan, sampai saat ini belum ada sosok yang dipandang memiliki kapabilitas untuk bisa mengemban jabatan ketua KONI. Oleh sebab itu, dirinya pun tetap ingin Yan Rasyad yang kembali menjabat.

“Sampai hari ini belum ada satupun orang yang memiliki kapabilitas untuk bisa menjadi Ketua KONI Kota Bekasi. Dan saya pikir satu-satunya yang punya kualitas dan kapabilitas hanya Bang Yan, maka saya masih inginkan beliau yang jadi Ketua KONI,” pungkasnya. (mhf)