Minta Masyarakat Tetap Kenakan Masker

RAMAI: Sejumlah warga ketika memadati lokasi Car Free Day di Jalan Ahmad Yani Bekasi Selatan, belum lama ini. Dicabutnya penerapan PPKM sejatinya tak lantas membuat masyarakat abai protokol kesehatan. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Meski Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia telah dicabut, namun penggunaan masker disarankan masih dilakukan masyarakat salah satunya di Kota Bekasi.

Ketua Tim Dokter Covid-19 Kota Bekasi, Anthony D Tulak, mengatakan bahwa, masyarakat khususnya Kota Bekasi diminta untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) khususnya dalam penggunaan masker.


“Memang PPKM nya sudah dicabut, oleh pemerintah. Tetapi Pandemi masih berlangsung. Karena WHO belum mencabut ataupun merilis ke situasi endemi. Sebab saat ini mengenai kasus Covid-19 tengah meningkat tajam di China. Oleh karena itu saya imbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan khususnya dalam penggunaan masker” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (9/1).

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada meski PPKM telah dicabut. Penerapan prokes juga sejatinya tetap menjadi kebiasaan masyarakat.


“Kewaspadaan diri tetap harus dijaga, untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker di ruang tertutup, tidak keluar rumah bila sakit batuk atau pilek. Yang dimana masyarakat harus mewaspadai apabila sedang dalam kondisi tidak sehat,” tuturnya.

Anthony mengatakan imunitas masyarakat secara nasional saat ini memiliki tingkatan yang cukup tinggi yaitu dengan persentase pencapaian di angka 81,6 persen.

“Dimana prosentase tersebut didapatkan atas pelaksanaan vaksinasi yang masif dan efek booster yang sudah dilakukan oleh Pemerintah, baik yang sudah dilakukan pada tingkat nasional maupun pada tingkat wilayah,” jelasnya.

Selain itu, peringatan untuk tetap menggunakan masker dalam beberapa kondisi tertentu juga turut diingatkan oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.

“Sebetulnya kita juga bersyukur apalagi Pandemi Covid-19 sudah lama sekali, dan pak Presiden sudah mengumumkan pencabutan PPKM artinya ada terjadi pergeseran, akan tetapi tentu ini menjadi catatan. Prokes (tetap) karena kita harus antisipasi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati.

Tanti mengatakan, bahwa meskipun saat ini pemerintah telah mencabut kebijakan atau aturan PPKM secara Nasional, namun kewaspadaan terhadap penyebaran virus harus tetap diantisipasi.

“Kita sangat senang dengan adanya pergeseran tersebut. tetapi diharapkan tetap menjaga prokes seperti memakai masker jaga jarak itu jangan sampai ditinggalkan, itu harus diterapkan. Jadi walaupun PPKM dicabut prokes harus tetap dijalankan. Karena pasti akan tetap ada evaluasi-evaluasi yang akan dilakukan lagi,” tuturnya.

Lebih lanjut, pihak Dinkes Kota Bekasi sendiri memprediksi kemungkinan mobilitas masyarakat akan berjalan normal seperti biasanya, sehingga kewaspadaan harus tetap dilakukan oleh masyarakat khusus di wilayah Kota Bekasi. “Prokes tetap kami ingatkan untuk dijalankan, dasarnya dalam penggunaan masker,” pungkasnya. (dew)