Pemkot Pulangkan Ratusan Orang Terlantar

DIAMANKAN:Salah satu anak punk yang diamankan Satpol PP dan dibawa ke Rumah Singgah Mustikajaya, Kota Bekasi, Senin (16/1). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) masih jadi masalah di Kota Bekasi, seperti anak jalanan, orang terlantar, gelandangan, hingga pengemis. Tahun 2022, ratusan orang dikembalikan ke daerah asal lantaran tidak memiliki tujuan di Kota Bekasi.

Dinas Sosial (Dinsos) mendata beberapa faktor orang terlantar di Kota Bekasi, mulai dari faktor Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hingga menjadi korban pencurian. Kedua faktor ini membuat warga tidak bisa kembali ke daerah asal atau melanjutkan kehidupannya di Kota Bekasi.


“Kaya kemarin, dari Jawa dia mau ke Jambi, nggak taunya di jalan dia kecurian, akhirnya kesini,” kata Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehsos) pada Dinsos Kota Bekasi, Epih Hanafi.

Faktor lain yang membuat seseorang terlantar kata Epih, menjadi korban penipuan penyaluran tenaga kerja. Niat untuk mengadu nasib pupus di tengah jalan lantaran sesampainya di Kota Bekasi tidak mendapat pekerjaan yang dijanjikan.


Setidaknya, lebih dari 100 orang terlantar yang ditangani oleh Dinsos Kota Bekasi pada tahun 2022 lalu. “Orang terlantar ada sekitar 140an kurang lebih,” ungkapnya.

Untuk sementara waktu PMKS, termasuk orang terlantar ditempatkan di rumah singgah milik Dinsos, sebelum dikembalikan ke daerah asal. Jika memungkinkan kembali ke daerah asal secara mandiri, Dinsos akan memberikan rekomendasi yang bersangkutan mendapat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Tapi, jika tidak memungkinkan kembali ke daerah asal secara mandiri, atau dalam keadaan sakit, warga lanjut usia (Lansia), maka tim Dinsos Kota Bekasi akan mengantarkan yang bersangkutan ke daerah asal.

“Kalau bukan daerah kita (warga Kota Bekasi), saya kembalikan melalui Dinsos daerahnya,” tambahnya.

Bukan berarti warga Kota Bekasi tidak ada yang terlantar di wilayah lain. Dinsos Kota Bekasi pernah menerima warga Kelurahan Kayuringinjaya yang dilaporkan terlantar di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Setelah mendapat kabar dari Dinsos Palangkaraya, warga tersebut dipulangkan menggunakan pesawat. Petugas Dinsos Kota Bekasi menjemput di Bandara Soekarno Hatta.

Selain Dinsos, penyisiran di lapangan juga dilakukan oleh Satpol-PP. Kemarin, Satpol-PP Kota Bekasi mengamankan empat anak jalanan di kawasan Jalan Sudirman, Bekasi Barat, Senin (16/1).

Kegiatan Senin pagi kemarin berawal dari aduan masyarakat yang mengaku resah dengan keberadaan anak punk yang kerap mengamen di simpang Jalan Sudirman tersebut.

“Itu kita dapat empat orang, kita bawa ke rumah singgah milik Dinsos di Padurenan,” kata Kasi Ketentraman Masyarakat Satpol-PP Kota Bekasi, Aldo Roberto.

Ia mengatakan bahwa Satpol-PP setiap harinya rutin melakukan pemantauan di berbagai titik di Kota Bekasi. Sedangkan penertiban tanpa aduan masyarakat dilakukan setiap dua pekan. (sur)